Pengaruh Metode Pengeringan dan Jenis Pelarut terhadap Rendemen dan Kadar Kurkumin Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val)

Authors

  • Ida Ayu Maria Christina Program Studi Ilmu dan Tekologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • I Nengah Kencana Program Studi Ilmu dan Tekologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • I Dewa Gede Mayun Permana Program Studi Ilmu dan Tekologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p02

Keywords:

kunyit, antioksidan, pengeringan, pelarut

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan dan jenis pelarut terhadap rendemen dan kadar kurkumin ekstrak kunyit dan menentukan metode pengeringan dan jenis pelarut yang tepat untuk menghasilkan ekstrak kunyit yang mengandung kadar kurkumin tertinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dua faktor, yaitu pengeringan, yang terdiri dari pengeringan matahari dan pengeringan oven dan jenis pelarut yang terdiri dari etanol dan etil asetat. Percobaan diulang sebanyak tiga kali ulangan, sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan metode pengeringan berpengaruh pada hasil kadar air, rendemen, tetapi tidak berpengaruh pada kurkumin dan kapasitas antioksidan. Jenis pelarut berpengaruh terhadap kadar air dan kurkumin namun tidak berpengaruh pada rendemen dan kapasitas antioksidan. Pada metode pengeringan dan jenis pelarut adanya interaksi yang terkandung pada hasil kadar air, tetapi tidak terdapat pada hasil rendemen, kurkumin dan kapasitas antioksidan. Perlakuan metode pengeringan dan jenis pelarut terhadap rendemen dan kadar kurkumin menunjukkan hasil terbaik dengan karakteristik yang dihasilkan dari pelarut etanol dengan metode pengeringan oven kadar air sebesar 13,21 %, rendemen 11,87 %, kurkumin sebesar 1519,38 mgGAEAC/kg sedangkan kapasitas antioksidan sebesar 298,86 mgGAEAC/kg.

References

Aini, S. 2013. Ekstraksi Kurkumin dari Rimpang Temulawak dengan Metode Maserasi. Skripsi. Departemen Teknologi Institut Pertanian IPB. Bogor.

Anonim. 2010. Jenis Pengeringan yang diterapkan Pada Bahan Pembuatan produk Pangan. Diakses tanggal : 24 Januari 2018.

AOAC. 2005. Official Methods of Analysis of The Association of Analytival Chemists, Washington D.C.

Dewi, D. E. O., A. B. Suksmono, dan T. L. R. Mengko. 2005, Progressive Multi grid V Cycle Phase Unwrapping for MRI Phase Image. In Proceedings of the 7 International Workshop on Enterprise Networking and Computing in Health care Idustry (HEALTHCOM). Busan. Korea.

Fajarullah, A. 2014. Ekstraksi Senyawa Metabolit Sekunder Lamun Thalassodendron Ciliatum pada Pelarut Berbeda. FIKP UMRAH. Tanjung Pinang.

Hargono, D. 1986. Obat Tradisional dalam Zaman Teknologi. Majalah Kesehatan Masyarakat 56:3-5.

Harini, B. W., R. Dwiastuti, dan L. C. Wijayanti. 2012. Aplikasi Metode Spektrofotometri Visibel untuk Mengukur Kadar Curcuminoid Pada Rimpang Kunyit (Curcuma domestica). Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) Periode III. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Harjanti, R. S. 2008. Pemungutan Kurkumin dari Kunyit (Curcuma domestica Val.) dan Pemakaiannya sebagai Indikator Analisis Volumetri. Politeknik LPP, Balapan. Yogyakarta.

Haryono. 2012. Ayo mengenal tanaman obat. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian. Jakarta.

Itokawa, H., Q. Shi, Akiyama T., S. L. Morris Natschke, K. dan Lee. 2008. Recent advances in the investigation of curcuminoids. Chinese Med. 3:11.

Jayanudin, A .Z., F. Lestari, dan Nurbayanti. 2014. Pengaruh Suhu dan Rasio Pelarut ekstrasi terhadap Rendemen dan Viskositas Natrium Alginat dari Rumput Laut Cokelat (Sasrgassum sp.). Jurnal Integasi Proses. 5(1):51-56.

Mahapatra, A. K. dan C. N. Nguyen. 2009. Dying of Medical Plant. ISHS Acta Holticulture. Internasional Symposium on medical and Neutraceutical plants. p. 756.

Montgomery, D. C., J. Wiley, dan Sons. 1991. Design an Analysis of Experiment. Third Edition Inc.

Muller, J dan Heindl. 2006 Drying of Medical Plants in R.J. Bogors. L.E. Cracer, and D Lange, Medical and Aromatic Plant. Spinger, The Netherland. p. 237-252.

Noerono S. 1994. Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. UGM Press. Yogyakarta.

Paulucci, V. P., Couto R. O., Teixeira C. C. C., and Freitas L. A. P. 2012. Optimization of the extraction of curcumin from Curcuma longa rhizomes. Faculdade de Ciencias Farmaceuticas de Ribeirao Preto. Universidade de Sao Paulo. Brazil.

Pokorny, J., N. Yanishlieva, dan M. Gordon. 2001. Antioxidant in Food. CRC. Press. Boca Raton Boston New York, Wasington DC.

Popuri, A. K., and Pagala B. 2013. Extraction of Curcumin from Turmeric Roots, International Journal Innovative Research & Studies. 2(5):293.

Simanjuntak, P. 2012. Studi Kimia Dan Farmakologi Tanaman Kunyit (Curcuma Longa L) Sebagai Tumbuhan Obat Serbaguna. Agrium, Laboratorium Kimia Bahan Alam, Puslit Bioteknologi. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 17(2).

Sudarmadji, S., B. Haryono, dan Suhardi. 1997. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta.

Sumiati, T. 2004. Kunyit Si Kuning yang Kaya Manfaat. Cakrawala. 22 Juli 2004.

Utami. 2009. Potensi Daun Alpukat (Persea Americana Mill) Sebagai Sumber Antioksidan Alami. Jurnal Teknik Kimia UPN Jawa Timur. 2(1):58-64.

Widyanto, P. S., dan A. Nelistya. 2008. Rosella Aneka Olahan, Khasiat dan Ramuan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Winarsi, H. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisius.

Yun, L. 2001. Free Radical Scavenging Properties of Conjugated Linoic Acids. Journal of Agricultural and Food Chemistry 49:3452-3456.

Agrotechno

Downloads

Published

2019-02-06

How to Cite

Maria Christina, I. A., Kencana, I. N., & Mayun Permana, I. D. G. (2019). Pengaruh Metode Pengeringan dan Jenis Pelarut terhadap Rendemen dan Kadar Kurkumin Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val). Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 3(2), 319–324. https://doi.org/10.24843/JITPA.2018.v03.i02.p02

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.