Karakteristik Kapsul Ekstrak Pewarna Buah Pandan (Pandanus tectorius) Menggunakan Penyalut Maltodekstrin dan Karaginan

Authors

  • Ardhinata Antares Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Udayana
  • Ni Made Wartini Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Udayana
  • Luh Putu Wrasiati Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JITPA.2017.v02.i02.p04

Keywords:

ekstrak buah pandan, karagenan, maltodekstrin, pengkapsulan

Abstract

Tanaman pandan tersebar di kawasan pantai dan kepulauan di Asia Timur dan Selatan sampai di Polynesia. Buah tanaman pandan mengandung karoten yang biasa digunakan sebagai bahan pewarna melalui proses ekstraksi dan enkapsulasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu efek dari perbandingan maltodekstrin dan karagenan sebagai bahan pengkapsul dari ekstrak buah tanaman pandan. Perlakuan dalam penelitian ini menggunakan rancangan blok teracak satu faktor yaitu rasio bahan maltodekstrin dan karagenan, yaitu maltodekstrin : karagenan masing-masing 10% : 0%, 9,5% : 0,5%, 9% : 1%, 8,5% : 1,5%, 8% : 2%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kedua bahan pengkapsul tersebut berpengaruh sangat nyata (P< 0.01) terhadap kandungan air, total karoten, kelarutan, permukaan karoten, serta efesiensi pengkapsulan. Adapun parameter tersebut masing-masing adalah kandungan air 9.11-12.19%, total karoten 502.53-970.91 mg/ 100g, kelarutan 72.44-85.04%, permukaan karoten 281.76-361.83mg/100g, efesiensi pengkapsulan 27.99-70.98%.

References

AOAC. 1999. Official Methods of Analysis (15th Ed.). K. Helrich (Ed.). Virginia.

Deladino, L., P.S. Anbinder, A.S Navarro, and M.N. Martino. 2008. Encapsulation of natural antioxidants extracted from Ilex paraguariensis. Carbohyd Polym 71: 126 134.

Dewi, N. N. D. T., L. P. Wrasiati, dan G. P. Ganda-Putra. 2016. Pengaruh konsentrasi pelarut etanol dan suhu maserasi terhadap rendemen dan kadar klorofil produk enkapsulasi selada laut (Ulva lactuca). Jurnal Rekayasa dan Agroindustri 4 (3) : 1-4.

Englbelger, L., W. Manajemen Aabersberg, Dolodolotawake, J. Schierle, U. J. Humphries, T. Luta, G.C. Marks, M.H. Fitzgerald, B. Rimon and M. Kaiririete. 2005. Carotenoid content of pandanus fruit cultivars and other food of the republic of kiribati. Public Health Nutrition 9 (5): 631 641.

Glicskman. 1983. Food Hydrocolloid. Vol II. CRC Press Inc Boca Raton. Florida

Hidayat, T. 2015. Kitosan-Pektin Menggunakan Metode Gelasi Ionik. Skripsi. Tidak dipublikasikan. Departemen Kimia. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Muchtadi, D. 1989. Evaluasi Nilai Gizi Pangan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi.Institut Pertanian Bogor.

Purnamayanti, L. E.N. Dewi dan R.A. Kurniasih. 2016. Karakteristik fisik mikrokapsul fikosianin spirulina pada konsentrasi bahan penyalut yang berbeda. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian 9 (1) : 1-8.

Sudarmadji, S., B. Haryono dan Suhardi.1997. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Penerbit Liberty, Yogyakarta.

Wartini, N. M., dan G. P. Ganda-Putra. 2016. Pemanfaatan Buah Pandan Pewarna (Pandanus tectorius) Menjadi Pewarna Pangan Alami. Laporan Akhir Hibah Riset Invensi Udayana. Universitas Udayana, Bali.

Yogaswara, I.B., N.M. Wartini, dan L.P. Wrasiati. 2017. Karakteristik enkapsulat ekstrak pewarna buah pandan (Pandanus tectorius) pada perlakuan enkapsulan gelatin dan maltodekstrin. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri 5(4) : 31-40.

Zuidan, N.J. and V.A. Nedovic. 2010. Encapsulation Technologies For Food Ingridients and Food Processing. Springer, New York

Agrotechno

Downloads

Published

2018-07-13

How to Cite

Antares, A., Wartini, N. M., & Wrasiati, L. P. (2018). Karakteristik Kapsul Ekstrak Pewarna Buah Pandan (Pandanus tectorius) Menggunakan Penyalut Maltodekstrin dan Karaginan. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 2(2), 220–226. https://doi.org/10.24843/JITPA.2017.v02.i02.p04

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.