Deteksi Jejak Komponen Polimer Geomembran pada Garam dengan Alas Pengering Plastik Geomembran

Authors

  • Desi Lusiani Pasaribu Universitas Udayana
  • I Wayan Arnata Program Studi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia
  • Bambang Admadi Harjosuwono Program Studi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p01

Keywords:

Plastik geomembran, jejak, komponen polimer, spektroskopi UV-Visible, spektroskopi FTIR

Abstract

Penggunaan plastik geomembran pada proses pembuatan garam telah efektif digunakan sejak tahun 2012 dan mampu meningkatkan produksi garam hampir 100%. Plastik geomembran adalah lembaran polimer yang relatif tipis dan saling berhubungan. Plastik geomembran digunakan berulang kali selama kurang lebih 2 tahun dan terkena sinar matahari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jejak komponen polimer geomembran pada garam dengan alas pengering plastik geomembran yang disebabkan oleh penyinaran UV langsung dari matahari. UV-Visible digunakan untuk mendeteksi adanya jejak komponen polimer dan menentukan gugus fungsi komponen polimer menggunakan spektroskopi FTIR. Hasil identifikasi UV Visible air asin dan air destilat tercemar menunjukkan adanya dua unsur kimia yang bermigrasi dan identifikasi FTIR sampel menunjukkan puncak serapan pada 3874-3209 cmˉ¹ O-H, 3059-2782 cmˉ¹ C-H, 1709-1509 cmˉ¹ C=C, 1378 cmˉ¹ CH₃ dan 1224-1068 cmˉ¹ C-C. Molekul plastik geomembran yang diduga bermigrasi ke garam dengan alas pengering plastik geomembran adalah co-polimer geomembran HDPE dan aditif antioksidan Irganox 1330.

References

Lawson, G., C. T. Barkby, dan C. Lawson. 1996. Contaminant migration from food packaging laminates use to for heat and eat meal. Fresenius J. Anal. Chem., 345:483–489.

Neldawatidan, G. 2013. Analisis nilai absorbansi dalam penentuan kadar flavonoid untuk berbagai jenis daun tanaman obat. Pillar of Physics. 2: 76- 83.

Angelina, N. K., Fatimawali., dan Y. Adithya. 2013. Identifikasi Penetapan Kalium Iodat dalam Garam Dapur yang Beredar di Pasar Kota Bitung dengan Metode Spektoskopimetri UV-Visible. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2(1): 2721-4923.

Ashshiddiqi, R. F. 2015. Pengembangan alat uji carik untuk identifikasi bisphenol A pada botol minuman plastik. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Bandung, Bandung

Begley, T., J. Y. Biles, C. Cunningham, dan Piringer. 2004. Migration of a UV stabilizer from polyethylene terephthalate (PET) into food simulants. Food Additives and Contaminants. 21(10): 1007-1025.

Beibmann, S., M. Reisinger, K. Grabmayer, G. Wallner, D. Nitsche, dan W. Buchberger. 2014. Analytical evaluation of the performance of stabilization systems for polyolefinic materials. Part I: Interactions between hindered amine light stabilizers and phenolic antioxidants. Polymer Degradation and Stability. 110: 498-508.

Coates, J. 2006. Interpretation of infrared spektra, a partical approach. Encyclopedia of analytical chemistry. John wiley and sons, Ltd. Newton, USA.

Dai, D. dan M. Fan. 2011. Investigation of the Dislocation of Natural Fibres by Fouriertransform Infrared Spectroscopy. Spectroscopy, 55(2):300-306, ISSN 0924-2031.

Halden, R. U. 2010. Plastics and Health Risks, Center for Environmental Biotechnology, The Biodesign Institute at Arizona State University, Tempe, Arizona 85287-5701; Center for Water and Health, Bloomberg School of Public Health, Johns Hopkins University, Baltimore, Maryland 21205.

Koswara dan Sutrisno. 2006. Bahaya di Balik Kemasan Plastik. Buletin Kesehatan, http://ebookpangan.com. (Diakses 29 September 2020).

Le, H. H., E. M. Carlos, J. P. Chua, dan S. M. Bechler. 2008. Bisphenol A is released from polycarbonate drinking bottles and mimics the neurotoxic actions of estrogen in developinh cerebellar neurons. Toxicol. Lett.176:149-56.

Nurminah, M. 2002. Penelitian sifat berbagai bahan kemasan plastik dan kertas serta pengaruhnya terhadap bahan yang dikemas. USU Digital Library. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatra Utara, Medan.

Pocas, D. F. P. dan T. Hogg. 2007. Exposure assessment of chemical from packaging materials in foods: a riview. Trends in Food Science & Technology. 28: 219-230.

Sarker, M. dan M. M. Rashid. 2013. Mixture of LDPE, PP and PS Waste Plastics into Fuel by Termolysis Process. Internatiomal Journal of Engineering and Technology Research, 1(1): 2327-0349.

Teguh, P. R. 2020. Deteksi migrasi material pembungkus makanan ke air karena pemanasan detection of food Packaging materials migration to water induced by heating. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 8(2): 310-318.

Wiley., A. Jhon, dan Sons. 2009. A Guide to Polymeric Geomembranes. Australia: Library of Congress Cataloging-in-Publication Data.

Havas, M. 2008. Health concerns associated with energy efficient lighting and their electromagnetic emissions. Scientific Committee on Emerging and Newly Identified Health Risks (SCENIHR). Peterborough, Canada. 1-11.

Lusda, I. K. M. 2013. Kajian paparan bisphenol-a dari botol susu polikarbonat dalam asi dan air pada bayi. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Marhamah. 2008. Biodegradasi plastisier poligliserol asetat (PGA) dan dioktil ftalat (DOP) dalam matriks polivinil klorida (PVC) dan toksitasnya terhadap pertumbuhan mikroba. Tesis. Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, Medan.

Nerin, C., P. Alfaro, M. Aznar, dan C. Domeño. 2013. The challenge of identifying non-intentionally added substances from food packaging materials: a review. Analytica Chimica Acta. 7775: 14-24.

Sihombing, V. F. Pengaruh Cuaca Terhadap Perubahan Warna Fiber Plastik Composite Dari kertas Kardus Dan polietilena (PE) dengan Penambahan Maleat Nhidrida (MAH) dan benzoil Peroksids. 38

Sugiarti, I. 2013. Efisiensi Teknis Dan Ekonomis Teknologi Geomembrane Pada Produksi Garam Tambak Di Pt. Garam Ii Pamekasan dan Prospek PengembanganDi Tingkat Petani. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jember.

Suhartati, T. 2017. Dasar-dasar spektrofotometri UV-VIS dan spektrometri massa untuk penentuan struktur senyawa organik. AURA CV. Anugrah Utama Raharja Bandar Lampung, Indonesia.

Wilarso, D. dan Wahyuningsih. 1995. Peningkatan Teknologi Proses Pengolahan Garam Rakyat menjadi Garam Industri dengan Tenaga Surya. Semarang: Laporan Penelitian BPPI.

Yanlinastuti. dan S. Fatimah. 2016. Pengaruh konsentrasi pelarut untuk menentukan kadar zirkonium dalam paduan U-Zr dengan menggunakan metode spektroskopi UV-Vis. Jurnal Batan. 9)17): 22-33.

Zainal, A. A. dan S. Aprilina. 2018. Media Produksi (Geomembrane) Dapat Meningkatkan Kualitas Dan Harga Jual Garam. Vol 3 No 2:21-36.

Downloads

Published

2022-08-11

How to Cite

Pasaribu, D. L., Arnata, I. W., & Harjosuwono, B. A. (2022). Deteksi Jejak Komponen Polimer Geomembran pada Garam dengan Alas Pengering Plastik Geomembran. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 7(2), 96–101. https://doi.org/10.24843/JITPA.2022.v07.i02.p01

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.