PENGUJIAN EFEK HIPOGLIKEMIK LEDOK INSTAN SECARA IN VIVO
DOI:
https://doi.org/10.24843/JITPA.2017.v02.i02.p01Keywords:
ledok instan, diabetes mellitus, serat pangan dan hipoglikemikAbstract
Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat dunia pada saat ini. Pengendalian tingginya kadar glukosa darah pada penderita DM sangatlah penting untuk menghindari komplikasi yang lebih lanjut. Melalui diet yang cukup, aktivitas fisik yang sesuai, penggunaan bahan yang bersifat hipoglikemik dan keseimbangan asupan makronutrien dan mikronutrien diharapkan dapat tetap menjaga konsentrasi glukosa darah pada level normal. Untuk itu perlu dicari bahan pangan yang bersifat hipoglikemik dalam managemen diet penderita DM. Ledok instan adalah hasil pengembangan ledok yaitu pangan tradisional Nusa Penida, Bali, berupa bubur yang dibuat dari jagung, ubi kayu, kacang-kacangan, sayuran dan bumbu. Ledok instan berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional, karena selain mengandung zat gizi yang cukup, juga mengandung komponen bioaktif yaitu serat pangan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengembangkan ledok instan menjadi pangan fungsional untuk bisa digunakan sebagai pangan diet bagi penderita DM, sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mengetahui efek hipoglikemik ledok instan secara in vivo. Penelitian menggunakan Control Group Post Test Design pada hewan coba tikus Wistar. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan yaitu P0 (tanpa injeksi alloxan + pakan standar), P1 (injeksi alloxan + pakan standar), P2 (injeksi alloxan + pakan standar + ledok instan 15 %) dan P3 (injeksi alloxan + pakan standar + ledok instan 30 %). Perlakuan diulang sebanyak enam kali (masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ekor tikus). Pengujian dilakukan selama 30 hari. Penimbangan berat badan dan analisis kadar gula darah tikus dilakukan sebelum diberikan pakan perlakuan (hari ke-0), 3 hari setelah diinjeksi alloxan (hari ke-1) dan pada hari ke 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus yang diberikan campuran pakan yang mengandung ledok sebanyak 15 % dan 30 % selama 30 hari dapat menurunkan kadar glukosa darah berturut-turut 66,96 % dan 15,60 % dan ini menunjukkan ledok bersifat hipoglikemik.
References
American Diabetes Association. 2006. Nutrition Recommendation and Principles for People with Diabetes Mellitus. Diabetes Care, 23 S43 – S46
Chandalia, M. Abhimanyu, G., von Bergenmann, K. 2000. Beneficial Effect of High Dietary Fiber Intake in Patiens with Type II Diabetes Mellitus. New Engl. J. Med. 42 : 1392 – 1398
Gomes, K.A. dan Gomes, A.T. 1995. Terjemahan E. Sjamsudin dan J.S. Baharsyah. Prosedur Statistik Untuk Penelitian Pertanian. UI Press. Jakarta.
Maligan, J.M., T. Estiasih, W.B. Sunarharum dan T. Rianto. 2011. Efek Hipokolesterolemik Tepung Umbi Gadung (Dioscorea hispida Dennst) pada Tikus Wistar Jantan Yang Diberi Diet Hiperkolesterol. J. Tekno. Pertanian:12 (2), 91-99.
Marsono, Y. 2002. Indeks Glikemik Umbi umbian. Agritech, vol.22 (1): 13-16
MacIntosh, M., Carla, M. 2001. A Diet Containing Food Rich in Soluble and Insoluble Fiber Improves Glycemic Control and Reduce Hyperlipidemia among Patiens with Type 2 Diabetes Mellitus. Nutrition Review 59 (2) : 52 – 55
Reeves, P.G., Nielsen, F.H. dan Fahey, G.C. 1993. AIN-93. Purified Diets for Laboratory Rodents: Final Report of the American institute of Nutrition Ad Hoc writing Committee on the Reformulation of AIN-76 Rodent Diet. J. Nutr. 123: 1939-1953
Subroto, M.A. 2008. Real Food, True Health. Makanan Sehat Untuk Hidup lebih Sehat. PT AgroMedia Pustaka, Jakarta.
Suter, I K., I M.Anom Sutrisna W., I G.N. Agung, Ni M. Yusa dan I B. K. Suryawantha. 2007. Studi Pengembangan Produk Olahan Dari Umbi-umbian Dan Jagung Dalam Rangka Diversifikasi Pangan. Kerjasama Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali dengan Pusat Kajian Makanan Tradisional Lembaga Penelitian Universitas Udayana, Denpasar.
Suter, I K., I M. Sugitha, I N. Kencana Putra, I Putu Suparthana, Ni M. Yusa, K. A. Nocianitri dan Ni W. Wisaniyasa. 2009. Optimasi Proses dan Metode Pengemasan Ledok Instan. Pusat Kajian Makanan Tradisional Lembaga Penelitian Universitas Udayana bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masysrakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Balai., Denpasar.
Suter, I K., Ni M. Yusa. N.L. Ari Yusasrini dan K.a. Nocianitri. 2013. Peningkatan Sifat Sensorik, Zat Gizi dan Daya Anti Oksidan Ledok Instan Dengan Penambahan Ubi Jalar Ungu. Proseding Seminar Nasional PS.Teknologi Industri Pertanian Bekerja sama dengan Assosiasi Profesi Teknologi Agro Industri (APTA).
Suter, K., Kencana Putra, N., N.L. Ari Yusasrini dan Yusa, M. 2014. Sifat Fungsional Campuran Kedelai dan Rumput Laut Ditinjau dari Efek Hipoglikemik Secara In Vivo. Proseding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SENASTEK), Denpasar Bali.
van Loon, L.J.C., Kruijshoop, M., Menheere, P.P.C.A., Wagenmakers, A.J.M., Wim, H.M.S. dan Hans, A. K. 2003. Amino Acid Ingestion Strongly Enhances Insulin Secretion in Patiens With Long-Term Type 2 Diabetes. Diabetes care: 26 (3), 625-630.
Wannamethee, S.G., Peter, H.W., Mary, C.T. and Naved, S. 2009. Association between Dietary Fiber and Imflamation, Hepatic Function and Risk of Type 2 Diabetes in Older Men. Diabetes Care 32 (10) : 1823 – 1825
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Made Yusa, I Ketut Suter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.