Pengaruh Variasi Tingkat Daya dan Waktu Pemanasan Microwave terhadap Karakteristik Tepung Jelai (Coix lacryma-jobi L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JITPA/2024.v09.i02.p04Keywords:
tepung jelai, modifikasi, microwaveAbstract
Jelai (Coix lacryma-jobi L.) adalah tanaman jenis serealia yang masuk golongan suku padi-padian (Poaceae). Jelai merupakan jenis tanaman biji-bijian atau serealia. Kandungan pati dalam tanaman jelai sangat tinggi yaitu berkisar 52% sehingga berpotensi dapat diolah menjadi tepung. Pati alami yang terdapat pada biji jelai memiliki kekurangan yakni proses pengolahan dengan waktu yang lama dan tidak tahan pada perlakuan asam. Pemanasan menggunakan metode microwave merupakan salah satu metode untuk memodifikasi pati yang dinilai lebih efisien karena memberikan pemanasan yang lebih cepat, perlakuan yang lebih homogen, dan meminimalisir konsumsi energi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tingkat daya dan waktu pemanasan microwave terhadap karakteristik fisikokimia dan fungsional tepung jelai. Percobaan faktorial dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu tingkat daya (20p, 60p, 100p) dan waktu pemanasan (5, 10, 15 menit) serta tiga kali ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variasi tingkat daya microwave berpengaruh nyata terhadap densitas kamba, swelling volume, dan solubility, tetapi pada kadar air dan viskositas tidak berpengaruh nyata pada tepung jelai termodifikasi. Sedangkan pada variasi waktu pemanasan microwave berpengaruh nyata terhadap solubility, tetapi pada kadar air, densitas kamba, swelling volume, dan viskositas tidak berpengaruh nyata pada tepung jelai termodifikasi. Perlakuan tingkat daya 20p dan waktu pemanasan 15 menit merupakan perlakuan terbaik karena dari hasil analisis densitas kamba dan solubility hampir mendekati tepung terigu.
References
Aini, S. N., Mulyani, R. I., & Sari, R. A. (2022). Evaluasi sensori dan kandungan gizi kudapan jelai crispy berbasis tepung jelai (Coix lacryma-jobi L) dan tepung kacang tanah (Arachis hypogaea L). Formosa Journal of Science and Technology, 1(6), 683–696. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i6.1615
Arygunartha, G. Y., Setianingsih, N. L. P. P., & Sunarso, S. U. P. (2022). Pengaruh proses pengolahan terhadap sifat fisika dan kimia bubuk kedelai: Literature review. Jurnal Impresi Indonesia, 1(2), 89–94. https://doi.org/10.58344/jii.v1i2.21
Dewandari, K. T., Munarso, J., & Rahmawati, R. (2020). Sifat fisikokimia berondong hanjeli (Coix lacryma-jobi L). Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 17(3), 154–164.
Dewi, K. L., Ery Aulina, D., Wulandari, F., & Maharani, S. (2022). Modifikasi pati dengan fermentasi (S. cerevisiae) pada tepung pisang, tepung ubi ungu, dan tepung ketan hitam. Edufortech, 7(2), 182–199.
Fadhlillah, M., Ishmayana, S., Idar, I., Soemitro, S., & Subroto, T. (2016). Perubahan sifat fisikokimia tepung sorgum setelah hidrolisis parsial dengan enzim α-amilase dari Bacillus Sp. (termamyl). Chimica et Natura Acta, 4, 21–26.
Fera, T., Ferdiansyah, M. K., Affandi, A. R., & Umiyati, R. (2021). Perbandingan karakteristik bulk density dan serat kasar pada tepung sukun serta tepung terigu. Science And Engineering National Seminar, 6(Sens 6), 4–7.
Fiqtinovri, S. M., Adriansyah, D., & Risnafaty. (2023). Karakteristik struktur, amilograf, dan kecernaan pati alami jelai (Coix lacryma-jobi L). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 16(1), 29–40.
Fitriani, S., Yusmarini, Riftyan, E., Saputra, E., & Rohmah, M. C. (2023). Karakteristik dan profil pasta pati sagu modifikasi pragelatinisasi pada suhu yang berbeda. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 16(2), 104. https://doi.org/10.20961/jthp.v16i2.56057
Gaarnida, Y., Hervelly, & Rahma, R. N. (2019). Modifikasi tepung ganyong (Canna edulis Kerr.) Metode heat moisture treatment pada suhu dan waktu pemanasan berbeda dan aplikasi tepung pada pembuatan cookies. Pasundan Food Technology Journal, 6(1), 65. https://doi.org/10.23969/pftj.v6i1.1508
Haryanti, P., Setyawati, R., & Wicaksono, R. (2014). Pengaruh suhu dan lama pemanasan suspensi pati serta konsentrasi butanol terhadap karakteristik fisikokimia pati tinggi amilosa dari tapioka. Agritech, 34(3).
Hervelly, Garnida, Y., & Nastiti, A. G. (2020). Karakteristik flakes yang dihasilkan dari tepung hanjeli (Coix lacryma jobi l.) Termodifikasi dengan metode heat moisture treatment. Pasundan Food Technology Journal, 7(1), 33–37. https://doi.org/10.23969/pftj.v7i1.2693
If’all, I., Hasanuddin, A., Rahim, A., & Kadir, S. (2021). Karakteristik fisik, kimia, dan fungsional pati ubi banggai asetat pada berbagai variasi waktu reaksi. AgriTECH, 40(4), 340. https://doi.org/10.22146/agritech.48983
Jufri, M., Dewi, R., & Firli, A. R. (2006). Studi kemampuan pati biji durian sebagai bahan pengikat dalam tablet ketoprofen secara granulasi basah. Pharmaceutical Sciences and Research, 3(2). https://doi.org/10.7454/psr.v3i2.3401
Michalak, J., Czarnowska-Kujawska, M., Klepacka, J., & Gujska, E. (2020). Effect of microwave heating on the acrylamide formation in foods. Molecules, 25(18), 1–21. https://doi.org/10.3390/molecules25184140
Nuraeni, E. (2019). Optimalisasi Formula Cookies Berbasis Tepung Hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) Dengan Menggunakan Design Expert Metoda D-Optimal [Universitas Pasundan]. In Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi (Vol. 2, Issue 1). http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_
Nurmala, T. (2011). Potensi dan prospek pengembangan hanjeli (Coix lacryma jobi L) sebagai pangan bergizi kaya lemak untuk mendukung diversifikasi pangan menuju ketahanan pangan mandiri. Jurnal Pangan, 20(1), 41–48.
Rahman, R. F., Edison, & Ilza, M. (2019). Pengaruh pemanasan microwave terhadap kandungan protein tepung ikan tembakul (Periophthalmus minutus). Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 2(1), 1–19. http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_
Rodhiyah, Rahmatulloh, A., & Firdaus, R. C. (2024). Perbandingan analisis parameter moisture content flavour powder menggunakan moisture analyzer dan oven. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 10(1), 287–295. https://doi.org/10.33795/distilat.v10i1.4877
Subroto, E., Indiarto, R., Wulandari, E., & Astari, A. P. (2021). Modifikasi pati hanjeli (Coix lacryma-jobi L.) berpori melalui ultrasonikasi dan ozonasi. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 14(2), 117. https://doi.org/10.20961/jthp.v14i2.54338
Waluyo, Pranoto, Y., Sardjonon, & Marsono, Y. (2021). Peningkatan pati resisten dan karakteristik tepung kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) Pratanak metode kombinasi pengukusan, oven microvawe, autoclav dan pendinginan. Jurnal Nutrisia, 23(1), 32–43. https://doi.org/10.29238/jnutri.v23i1.217
Yanli, X., Mingxia, Y., Shasha, Y., Shumin, S., & Quangong, H. (2013). Effect of microwave treatment on the physicochemical properties of potato starch. Chemistry Central, 7, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.fbio.2023.102613
Zailani, M. A., Kamilah, H., Husaini, A., & Razid, S. (2021). Physicochemical properties of microwave heated sago (Metroxylon sagu) starch. CYTA - Journal of Food, 19(1), 596–605. https://doi.org/10.1080/19476337.2021.1934550
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sukmiyati Agustin, Ratih Mardiatuzzakiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.