Pengaruh Konsentrasi Pelarut dan Lama Pengadukan terhadap Karakteristik Glukomanan Ubi Talas sebagai Bahan Edible Film Buah Segar

Authors

  • Amna Hartiati Program Studi Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana
  • n Bambang Admadi Harsojuwono Program Studi Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JITPA.2019.v04.i02.p02

Keywords:

pati talas, glukomanan, edible film

Abstract

Tujuan umum yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut dan waktu pengadukan pada karakteristik glukomanan tepung ubi talas yang diproduksi, 2) untuk mendapatkan glukomanan dengan karakteristik terbaik dari tepung  ubi  talas. Pelarut yang digunakan adalah etanol pada konsentrasi  50, 60 dan 70% dengan waktu pengadukan 30, 60 dan 90 menit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor: konsentrasi pelarut dan waktu pengadukan selama ekstraksi tepung ubi talas. Konsentrasi pelarut yang digunakan untuk ekstraksi glukomanan terdiri dari 3 level, yaitu 50, 60 dan 70% (v / v). Waktu pengadukan selama ekstraksi terdiri dari tiga level, yaitu 30, 60 dan 90 menit. Parameter yang diamati adalah rendemen, kadar glukomanan, kadar pati dan kadar air. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) tahap, yaitu pembuatan glukomanan dari tepung ubi talas dan tahap kedua adalah hasil terbaik pada tahap satu yang akan digunakan sebagai bahan  edible  film buah segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pelarut dan waktu pengadukan memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kadar glukomanan, kadar air dan interaksinya, tidak berpengaruh nyata terhadap kadar pati, rendemen glukomanan. Karakteristik terbaik glukomanan adalah perlakuan konsentrasi pelarut etanol 70% dan waktu pengadukan 90 menit dengan kadar glukomanan 60,166%; kadar pati 0,072%; kadar air 7,313% dan rendemen  9,320% untuk tepung talas.

References

Apriyantono, A., D. Fardiaz, N.L. Puspitasari, Sedarnawati dan S. Budiyanto, 1989. Petunjuk Laboratorium Analisis Pangan. PAU Pangan dan Gizi IPB, Bogor.

Anindita, F. A, Bahri. Dan J, Hardi. 2016. Ekstraksi dan Karakterisasi Glukomanan dari Tepung Biji Salak (Salaca adulis Reinw.) Jurnal Kovalen. ISSN 2477-5398. 2(2)1-10.

Direktorat Gizi Departemen Kesehatan. 2003. Komposisi Bahan Makanan.

Permana, KDA. A, Hartiati, A dan Admadi, B. 2016. Pengaruh Konsentrasi Larutan NaCl sebagai Perendam Terhadap Karakteristik Mutu Pati Ubi Talas. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. ISSN 2503 – 488X. Vol 5 (1) : 60-70.

Parwiyanti, Filli P. dan Renti A. 2011. Sifat Kimia Dan Fisik Gula Cair Dari Pati Umbi Gadung (Dioscorea hispida Dents). J. Teknol. Dan Industri Pangan 17 (2) :171-176.

Rastiyanti, NLD., Hartiati, A., dan Admadi, B. 2016. Pengaruh Konsentrasi NaCl dan Rasio Air dengan Bahan terhadap Karakteristik Mutu Pati Ubi Gadung. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. ISSN 2503 – 488X. Vol 4 (3) : 116-125.

Saputra, F., Hartiati, A., dan Admadi, B. 2015. Karakteristik Mutu Pati Ubi Talas (Colocasia esculenta) pada Perbandingan Air dengan Hancuran Ubi Talas dan Konsenstrasi Natrium Metabisulfit. Jurnal Rekayasa Manajemen Agroindustri Vol 4 No 1 (62-71).

Saputro, EA. O, Lefiyanti dan E, Mastuti. 2014. Pemurnian Tepung Glukomanan Dari Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Blume)) Menggunakan Proses Ekstraksi dengan larutan Etanol. Simposium Nasional RAPI XIII. FT UMS. ISSN 1412-9612 (7-13).

Sudarmadji, S.B. Haryono dan Suhardi, 1997. Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian, Liberty, Yogyakarta.

argotechno

Downloads

Published

2019-11-01

How to Cite

Hartiati, A., & Harsojuwono, n B. A. (2019). Pengaruh Konsentrasi Pelarut dan Lama Pengadukan terhadap Karakteristik Glukomanan Ubi Talas sebagai Bahan Edible Film Buah Segar . Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 4(2), 62–67. https://doi.org/10.24843/JITPA.2019.v04.i02.p02

Issue

Section

Articles