Analisa Total Mikroba dan Kesegaran Sayuran dengan yang disimpan dengan Teknik Top Ice Cooling dalam Styrofoam Box

Authors

  • Ida Ayu Rina Pratiwi Pudja Prodi Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Pande Ketut Diah Kencana Prodi Teknik Pertanian dan Biosistem

DOI:

https://doi.org/10.24843/JITPA/2017.v02.i01.p06

Keywords:

brokoli, bawang prei,, tomat, pendinginan, top ice cooling

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total mikroba dan kesegaran dari brokoli, bawang prei dan tomat selama penyimpanan dingin sederhana dengan teknik top ice cooling. Perlakuan penelitian ini menggunakan wadah Styrofoam box yang diisi es sebagai pendingin sederhana. Jumlah es yang digunakan sebanyak 100% dan tanpa pendinginan sebagai kontrol. Penggantian es dan pengamatan dilakukan setiap tiga hari sekali selama enam hari. Parameter yang diamati adalahtotal mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total mikroba brokoli, bawang prei dan tomat mengalami peningkatan selama penyimpanan. Peningkatan total mikroba berlangsung lambat selama penyimpanan dingin. Total mikroba tertinggi pada tomat kontrol (KT) yaitu 3,5 x 109Cfu/gram. Total mikroba paling rendah pada bawang prei selama penyimpanan dingin (PP) yaitu 0,5 x 109 Cfu/gram. Selama penyimpanan warna hijau dari brokoli dan bawang prei berubah kuning, dan warna merah dari tomat berubah merah tua selama penyimpanan. Tekstur dari brokoli, bawang prei dan tomat berubah layu selama penyimpanan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa teknik top ice cooling memperlambat perkembangan total mikroba pada sayuran

References

Anonimous. (1992) Sayur Komersial. Jakarta: Penebar Swadaya.

Buckle, K. A., Edwars,R. A., Fleet,G. H., Souness, R. A., and Woolton, M. (1982). Ilmu Pangan. Terjemahan Hari Purnomo dan Adiono. Jakarta: U-I Press.

Kader, A.A. (2002) Postharvest Technology of Horticultural Crops. 3rd Edition. California: University of California. Div. of Agriculture and Natural Resources.

Pudja, I. A.R.P. (2013) Pengembangan Teknologi Rantai Pendinginan Sederhana Untuk Mempertahankan Mutu Sayuran Dataran Tinggi Di Bali Selama Pendistribusiannya. Tidak dipublikasikan laporan penelitian hibah bersaing, Universitas Udayana Denpasar.

SNI 7388. (2009) Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan. Indonesia: Badan Standardisasi Nasional

Agrotechno

Downloads

Published

2017-08-30

How to Cite

Pudja, I. A. R. P., & Kencana, P. K. D. (2017). Analisa Total Mikroba dan Kesegaran Sayuran dengan yang disimpan dengan Teknik Top Ice Cooling dalam Styrofoam Box. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 2(1), 175–181. https://doi.org/10.24843/JITPA/2017.v02.i01.p06

Issue

Section

Articles