MODEL KOLABORASI PENTAHELIX DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SUKA BARU, KECAMATAN MARGA SAKTI SEBLAT, KABUPATEN BENGKULU UTARA

Authors

  • H.J. Pramaswari Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana
  • I Made Sendra Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana
  • I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p9

Keywords:

desa wisata, pentahelix, kolaborasi, stakeholder

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model kolaborasi Pentahelix dalam pengembangan Desa Wisata Suka Baru yang terletak di Kecamatan Marga Sakti Sebelat, Kabupaten Bengkulu Utara. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan berasal dari lima aktor utama Pentahelix, yaitu akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atraksi utama adalah keberadaan gajah di Taman Wisata Alam Sebelat. Namun pengembangan masih terkendala sarana-prasarana, kapasitas komunitas, dan promosi. Model kolaborasi yang diusulkan menitikberatkan pada pembagian peran yang jelas, kesepakatan kerja sama (MoU), pemberdayaan masyarakat, dan promosi digital terintegrasi.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

H.J. Pramaswari, I Made Sendra, & I Gusti Putu Bagus Sasrawan Mananda. (2025). MODEL KOLABORASI PENTAHELIX DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SUKA BARU, KECAMATAN MARGA SAKTI SEBLAT, KABUPATEN BENGKULU UTARA. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 13(2), 270–276. https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p9