PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA JATILUWIH, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
DOI:
https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p5Keywords:
partisipasi masyarakat, desa wisata, wisata alamAbstract
Desa Wisata Jatiluwih merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Tabanan yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata sehingga banyak wisatawan mancanegara yang datang berkunjung, namun kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan mengakibatkan kurangnya partisipasi aktif dari masyarakat lokal untuk mendukung pengembangan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat serta faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Jatiluwih. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Masyarakat Desa Wisata Jatiluwih telah terlibat dalam pengembangan desa wisata, baik dalam pengelolaan fasilitas wisata maupun keterlibatan dalam badan pengelola. Namun dalam proses perencanaan desa wisata, masyarakat kurang dilibatkan. Bentuk partisipasi masyarakat di Desa Wisata Jatiluwih dimulai dari harta, ide, dan tenaga. Pada tingkat partisipasi masyarakat peneliti menyimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Wisata Jatiluwih dalam pembangunan desa termasuk dalam “Induced Participation”. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat ikut mengambil keputusan dan bebas mengemukakan pendapatnya dalam pengelolaan dan dalam pembentukannya ada dorongan dari pemerintah untuk mengoptimalkan potensi wisata yang ada.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Licensed under a