ANALISIS PENGALAMAN BERKUNJUNG PENGUNJUNG DOMESTIK DI MUSEUM BALI, DENPASAR

Authors

  • Gerardus Maranto Santang Program Studi Pariwisata Program Sarjana, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana
  • Ida Ayu Suryasih Program Studi Pariwisata Program Sarjana, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana
  • Putri Kusuma Sanjiwani Program Studi Pariwisata Program Sarjana, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p14

Keywords:

visitor experience, museum, domestic visitors, bali

Abstract

Menyikapi tantangan yang mendesak akibat perubahan iklim, museum-museum sedang mengevaluasi keterlibatan dalam mempromosikan keberlanjutan. Banyak museum telah mengalihkan fokus untuk melibatkan pengunjung dan memastikan relevansinya sebagai institusi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang kebutuhan pengunjung dan kendala selama kunjungan ke museum, dengan fokus khusus pada Museum Bali di Denpasar. Dengan menggunakan Teori Multifaceted model visitor experience dan economy visitor experience sebagai kerangka kerja dasar, penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara semi-struktural, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh wisatawan selama kunjungan dan memberikan wawasan tentang pengalaman pengunjung di Museum Bali. Penelitian ini juga mengusulkan ide-ide inovatif dan rekomendasi untuk meningkatkan perkembangan museum, dengan menekankan pentingnya mempertimbangkan pengalaman pengunjung. Penelitian ini berfungsi sebagai referensi berharga untuk perencanaan pengembangan Museum Bali, sejalan dengan kebutuhan berkembang pengunjungnya dan tujuan lebih luas keberlanjutan dan pelestarian budaya.

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Gerardus Maranto Santang, Ida Ayu Suryasih, & Putri Kusuma Sanjiwani. (2025). ANALISIS PENGALAMAN BERKUNJUNG PENGUNJUNG DOMESTIK DI MUSEUM BALI, DENPASAR. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 13(1), 113–124. https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p14