STRATEGI PEMASARAN PRODUK PARIWISATA KAMPOENG KOPI BANARAN KABUPATEN SEMARANG DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN
DOI:
https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p11Keywords:
tourism marketing, agrotourism, SWOT analysisAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran yang diterapkan oleh Kampoeng Kopi Banaran di Kabupaten Semarang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Studi ini menganalisis potensi fisik dan non-fisik Kampoeng Kopi Banaran, termasuk atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan layanan tambahan, serta penerapan bauran pemasaran (4P). Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan internal yang signifikan, seperti penawaran agrowisata yang unik dan kualitas layanan yang tinggi, serta kelemahan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan pemeliharaan fasilitas yang kurang optimal. Secara eksternal, Kampoeng Kopi Banaran menghadapi peluang melalui promosi digital, kolaborasi strategis, dan lokasinya yang strategis dekat dengan jalur transportasi utama. Namun, Kampoeng Kopi Banaran juga dihadapkan pada ancaman dari destinasi wisata kompetitif dan potensi degradasi lingkungan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Kampoeng Kopi Banaran memiliki fondasi yang kuat untuk menarik lebih banyak wisatawan, pemanfaatan kemajuan teknologi, diversifikasi produk, dan penguatan praktik berkelanjutan sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di era pasca pandemi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Licensed under a