COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENUJU PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA UNGASAN, KABUPATEN BADUNG, BALI

Authors

  • Fredella Eris Putri Krispian Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana
  • I Wayan Suardana Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana
  • I Made Kusuma Negara Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p10

Keywords:

collaborative governance, sustainable tourism, ungasan village

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktor kolaborasi, bagaimana pelaksanaan collaborative governance, serta dampaknya terhadap pariwisata berkelanjutan di Desa Ungasan. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik penentuan informan menggunakan puposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga aktor utama, yakni pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Terdapat lima indikator seperti commitment to a common purpose, governance, access to authority, information sharing, dan access to resources berjalan cukup baik. Namun, indikator network structure, trust among the participant, dan distributive accountability/responsibility masih perlu dievaluasi. Kolaborasi antar aktor memberikan dampak positif pada empat pilar pariwisata berkelanjutan, meski perlu adanya peningkatan terutama pada pilar keberlanjutan lingkungan

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Fredella Eris Putri Krispian, I Wayan Suardana, & I Made Kusuma Negara. (2025). COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MENUJU PARIWISATA BERKELANJUTAN DI DESA UNGASAN, KABUPATEN BADUNG, BALI. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 13(1), 78–82. https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p10