PENGALAMAN BERWISATA PEREMPUAN DI KAWASAN SANUR DALAM MEWUJUDKAN PARIWISATA INKLUSIF

Authors

  • Vynna Valencia Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Universitas Udayana
  • Yayu Indrawati Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Universitas Udayana
  • L.G.L.K. Dewi Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p1

Keywords:

pengalaman, perempuan, pariwisata, inklusif

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pengalaman berwisata perempuan di kawasan Sanur untuk memahami peran mereka dalam mendukung terwujudnya pariwisata inklusif. Sebagai salah satu destinasi wisata yang semakin populer, Sanur menawarkan berbagai fasilitas dan layanan yang mencerminkan upaya untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang beragam, khususnya wisatawan perempuan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi untuk menggali perspektif perempuan terkait inklusivitas dalam berwisata. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun Sanur telah melakukan berbagai langkah signifikan dalam memastikan keamanan, kenyamanan, dan aksesibilitas bagi wisatawan perempuan, masih terdapat tantangan seperti stereotip gender dan keterbatasan fasilitas inklusif. Namun, wisatawan perempuan tetap melaporkan pengalaman yang positif, terutama di destinasi yang memprioritaskan kebutuhan mereka. Hal ini menegaskan potensi pariwisata inklusif untuk memberdayakan perempuan melalui pengembangan diri, interaksi sosial, dan peningkatan kepuasan. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan kebijakan yang sensitif gender dalam perencanaan dan pengelolaan daya tarik wisata. Dengan mengatasi hambatan yang ada, destinasi seperti Sanur dapat meningkatkan inklusivitasnya, sehingga berkontribusi pada industri pariwisata yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Vynna Valencia, Yayu Indrawati, & L.G.L.K. Dewi. (2025). PENGALAMAN BERWISATA PEREMPUAN DI KAWASAN SANUR DALAM MEWUJUDKAN PARIWISATA INKLUSIF . Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 13(2), 193–206. https://doi.org/10.24843/IPTA.2025.v13.i02.p1