MEMPERTAHANKAN JATI DIRI BANGSA DI TENGAH TERJANGAN BADAI DIGITAL
Keywords:
teknologi digital, jati diri bangsa, digitalisasi, informasi digital, media sosialAbstract
Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam mempertahankan jati diri bangsa. Ibarat pedang bermata dua, di satu sisi perkembangan teknologi digital diakui telah memberikan kemudahan akses informasi dan memperluas jaringan komunikasi antarwarga di berbagai belahan dunia. Namun, di sisi lain, penyebaran informasi yang sangat deras dan tidak terkendali dikhawatirkan dapat mengancam nilai-nilai adiluhung yang menjadi landasan fundamental jati diri bangsa. Artikel ini mencoba mengidentifikasi bentuk-bentuk tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dalam mempertahankan jati dirinya di tengah terjangan badai digitalisasi, serta merumuskan sejumlah alternatif strategi untuk memperkuat jati diri bangsa Indonesia. Hal ini dianggap penting terutama bagi generasi digital native sebagai pewaris bangsa yang paling rentan terhadap paparan informasi digital. Adapun bentuk-bentuk tantangan yang dimaksud antara lain homogenisasi budaya, hoax dan disinformasi, prilaku negatif di media sosial, serta melemahnya nilai-nilai kebersamaan. Sebagai solusi untuk menghadapi bentuk-bentuk tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mempertahankan jati diri dari terjangan badai digitalisasi, kajian ini menawarkan sejumlah alternatif strategi, yaitu penguatan literasi digital, pendidikan karakter, filterisasi konten, dan regulasi yang efektif. Strategi tersebut diharapkan mampu membentengi jati diri Bangsa Indonesia di tengah terjangan badai digitalisasi yang semakin dahsyat.
