STRATEGI BRANDING DAYA TARIK WISATA YEH PULU SEBAGAI DESTINASI WISATA SEJARAH, BUDAYA DAN RELIGI DI DESA BEDULU KABUPATEN GIANYAR

Authors

  • Ida Ayu Anggreni Suryaningsih Faculty of Business, Tourism and Education, Universitas Triatma Mulya Bali
  • Putu Guntur Pramana Putra Faculty of Business, Tourism and Education, Universitas Triatma Mulya Bali
  • I Made Gede Darma Susila Faculty of Business, Tourism and Education, Universitas Triatma Mulya Bali

DOI:

https://doi.org/10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p2

Keywords:

branding destinasi, wisata sejarah, wisata budaya, wisata religi

Abstract

Yeh Pulu merupakan situs warisan sejarah di Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sejarah, budaya, dan religi. Namun, potensi tersebut belum dikembangkan secara optimal melalui strategi branding destinasi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding yang diterapkan pada Daya Tarik Wisata Yeh Pulu serta merumuskan model branding yang tepat untuk memperkuat citra destinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yeh Pulu memiliki aset brand yang kuat berupa relief sejarah, narasi budaya, dan nilai-nilai religius. Namun, upaya branding yang dilakukan masih bersifat parsial dan belum membentuk positioning yang kuat di benak wisatawan. Diperlukan strategi branding terpadu yang mengintegrasikan narasi sejarah, pengalaman budaya, dan nilai spiritual guna meningkatkan daya saing Yeh Pulu sebagai destinasi wisata warisan budaya yang berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi dimensi sejarah, budaya, dan religi dalam kerangka branding destinasi wisata warisan.

References

Arta, I. K. W., Kertiasih, N. P. M., Putra, I. G. A. D. A., Ayu, G., Pratiwi, B., Bisnis, F., Pendidikan, P., & Mulya, U. T. (2019). Yeh Pulu Artikel KKN. 57–61.

Bedulu, D., Blahbatuh, K., Gianyar, K., Education, C., Relief, P., Temple, P., & Village, B. (2023). yeh pulu relief. 4(2), 127–141. https://doi.org/10.59672/nirwasita.v4i2.3096

Belumbang, W., Kerambitan, K., Tabanan, K., Salsa, T., Nurhara, B., Sukana, M., & Ariwangsa, I. M. B. (2025). Identifikasi “ Shaman ” dalam Wisata Kebugaran Berbasis Kearifan Lokal. 2. https://doi.org/10.62383/tamasya.v2i2.414

Budaya, J. P. (2018). Esensi Ritual Melukat sebagai Daya Tarik Wisata Spiritual Nyoman Mahardika Magister ILKOM IHDN Denpasar Angga Angkasa (Mahasiswa STP Bali). 3, 51–61. https://doi.org/10.25078/pariwisata.v3i2.83

Febriyantoko, D. (2023). Pengembangan Desain Ergonomis pada UMKM Emping Melinjo di Desa Wisata Giriasih, Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Pengabdian Seni Vol. 4 No. 2, 88 94. https://doi.org/10.24821/jps.v4i2

Herdiana, D., Heriyana, R., & Suhaerawan, R. dalam Agus Taufiq. (2023). Pengembangan Wisata di Kelurahan Giriasih Pengabdian Masyarakat Melalui Secara Berkelanjutan. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII, (pp. e-ISSN: 2963-2277.). Yogyakarta: Universitas Indonesia .

Luh Putu Widia Utami Putri, Putu Eka Purnamaningsih, & Ni Putu Anik Prabawati. (2024). Strategi Pengembangan Wisata Spiritual di Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampak Siring, Gianyar. Ethics and Law Journal: Business and Notary, 2(1), 153–169. https://doi.org/10.61292/eljbn.122

Morgan dan Pritchard (2014). Destination Branding. (11th ed). Pearson Education.

Nirmala, B. P. W., & Paramitha, A. A. I. I. (2020). Digitalisasi Desa dan Potensi Wisata Di Desa Kerta, Kabupaten Gianyar Menuju Pariwisata 4.0. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(3), 350–355. https://doi.org/10.22437/jkam.v4i2.11273

Nugroho, SBM. (2020). Beberapa Masalah Pengembangan Sektor Pariwisata di Indonesia. Jurnal Pariwisata. Vol 7 No 2, 124-131. https://doi.org/10.31294/par.v7i2.8810

Pura, D. A. N., Sebagai, K. I., & Tarik, D. (2021). PENGEMBANGAN “ PASIRAMAN PURA DALEM PINGIT. 1(2), 35–44. https://doi.org/10.53356/diparojs.v1i2.31

Suryaningsih, I. A. A. (2022). Analisis Potensi dan Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Munggu di Desa Munggu, Kabupaten Badung. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata, 3(1), 12–22. https://doi.org/10.53356/diparojs.v3i1.59

Suryaningsih, I. A. A. (2025). Digital Marketing Training based on Content for the Development of Spiritual Tourism in. 12(November), 6062–6068.https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i11.3020

Suryaningsih, I. A. A., & Gayatri Kesumayathi, I. A. (2023). Peningkatan Wisatawan Masa New Normal: Strategi Komunikasi Pemasaran Di Dinas Pariwisata Kota Denpasar. Jurnal IPTA, 10(2), 214. https://doi.org/10.24843/ipta.2022.v10.i02.p04

Suryaningsih, I. A. A., Susila, I. M. G. D., & Dewi, D. M. P. (2023). Menggali Potensi Penglukatan Pancoran Solas Taman Beji Paluh Sebagai Daya Tarik Wisata Spiritual di Desa Penarungan Kecamatan Mengwi, Badung. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 13(2), 134–140. https://doi.org/10.22334/jihm.v13i2.244

Suryanti, P. E., & Indrayasa, K. B. . (2021). Perkembangan Ekowisata Di Bali : ''Upaya Pelestarian Alam Dan Budaya''. Jurnal Ilmiah Agama Dan Budaya Vol. 6 No. 1, 48-56. https://doi.org/10.25078/PBA.V6I1.1970

Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

STRATEGI BRANDING DAYA TARIK WISATA YEH PULU SEBAGAI DESTINASI WISATA SEJARAH, BUDAYA DAN RELIGI DI DESA BEDULU KABUPATEN GIANYAR . (2026). Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 14(1), 13-20. https://doi.org/10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p2