TINGKAT PELAYANAN BUS WISATA SONAGAR BERDASARKAN PERSEPSI PENUMPANG MENGGUNAKAN SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA)
DOI:
https://doi.org/10.24843/IPTA.2026.v14.i01.p1Keywords:
importance performance analysis, service quality, sonagar tour busesAbstract
Banyaknya potensi dan objek daya tarik wisata di Kabupaten Garut menyebabkan tingginya wisatawan yang berkunjung. Untuk mendukung kegiatan pariwisata tersebut, Pemerintah Provinsi Kabupaten Garut menghibahkan dua bus wisata yang diberi nama Bus Wisata Sonagar. Namun, penumpang tidak memiliki kepastian dalam menggunakan Bus Wisata Sonagar karena lamanya waktu tunggu, ketidaktersediaan prasarana bus, dan ketepatan waktu. Maka dari itu, diperlukan kajian mengenai tingkat pelayanan Bus Wisata Sonagar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan tujuan mengetahui tingkat pelayanan bus berdasarkan persepsi penumpang dengan metode Service Quality (Servqual) serta Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pelayanan Bus Wisata Sonagar belum sepenuhnya memenuhi harapan penumpang, dengan atribut ketersediaan sarana dan prasarana serta ketepatan waktu operasional menjadi prioritas utama perbaikan. Oleh karena itu, pengelola perlu meningkatkan kualitas layanan melalui penyediaan fasilitas pendukung pada titik pemberhentian dan pemberangkatan, pengaturan jadwal operasional yang lebih terstruktur, serta optimalisasi pengelolaan armada guna meningkatkan keandalan layanan Bus Wisata Sonagar
References
Andani, I. G. A., Rahayu, L., Iscahyono, A. F., & Desiana, R. (2020, November). Toll road development impact on tourism sector: macro and micro analyses. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 592, No. 1, p. 012028). IOP Publishing.
Albalate, D., & Bel, G. (2010). What shapes local public transportation in Europe? Economics, mobility, institutions, and geography. Transportation Research Part E: Logistics and Transportation Review, 46(5), 775-790.
Ardiansyah, I., & Maulida, R. G. (2020). Kajian atraksi, amenitas dan aksesibilitas untuk pengembangan kepariwisataan di Taman Wisata Alam Gunung Pancar kabupaten Bogor. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(4), 707-716.
Dwi Azzahra, S., Dewi, N., & Darsana, I. (2025). Pengaruh Kepercayaan dan Kemudahan Akses Terhadap Keputusan Pembelian Gen Z di Access By Kai Surabaya. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 12(2), 245-252.
Guiver, J. W., Weston, R., Davies, N., McGrath, P., & Pulido-ortega, A. (2013). Providing Public Transport for Tourists in Rural Areas. International Conference on Rural Tourism, 5th - 7th September, February 2015, 1–13.
Henderson, J. (2009). Transport and tourism destination development: An Indonesian perspective. Tourism and Hospitality Research, 9(3), 199-208.
Lakat, J., Kumenaung, A. G., Lengkong, V. P. K., Gamaliel, H., & Mumek, L. S. (2025). Tourism Sector Performance Analysis in North Sulawesi: Challenges and Opportunities for Increased Visits. Jurnal Kepariwisataan, 24(1), 41-47.
Liestiandre, H. K. (2021). Persepsi wisatawan terhadap kualitas destinasi pariwisata Bali. Jurnal Kepariwisataan, 20(1), 1-17.
Miro, F. (2012). Pengantar Sistem Transportasi. Erlangga.
Narotama, M. R., Sa’duddin, & Wihastuti, L. (2024). Pengembangan Layanan Transportasi Publik Pendukung Pariwisata Keberlanjutan di Kawasan Pantai Selatan Kabupaten Bantul. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 6(2), 132-143.
Nasution, A. H. (2005). Kualitas pelayanan publik Kantor Pertanahan: Studi tentang pengukuran tingkat kepuasan pelanggan sebagai upaya meningkatkan kinerja Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada). Universitas Gadjah Mada Repository.
Parasuraman, A., Berry, L. L., & Zeithaml, V. A. (1990). Guidelines for Conducting Service Quality Research. Marketing Research, 2(4).
Sandy, B. D. A., & Gunawan, I. (2022). Akses dan Pelayanan Transportasi Menuju Destinasi Wisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Wisata Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah. Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil, 6(1), 45-54.
Setyosari, P. (2010). Metode penelitian dan pengembangan. Kencana.
Sihombing, F. V. B., Setiyaningbudi, N. A., Maghfira, S. R., & Aulia, T. F. (2024). Dampak Pemanfaatan Bandros Pada Minat Berkunjung Wisata Heritage di Kota Bandung. Jurnal Darma Agung, 32(4), 11-17.
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi media publishing.
Suardana, I., Suwena, I., & Leli Kusuma Dewi, L. (2013). Tingkat Kepuasan Wisatawan Terhadap Kualitas Pelayanan Shuttle Bus Komotra Bali di Central Park Kuta. Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata), 1(1), 15-19.
Suryani, A. I. (2017). Strategi pengembangan pariwisata lokal. Jurnal Spasial: Penelitian, Terapan Ilmu Geografi, dan Pendidikan Geografi, 3(1).
Warpani, S. (2017). Ekonomi perangkutan. Kepel Press.
Wijaya, T. (2011). Manajemen Kualitas Jasa. PT. Indeks.
Winata, W. N., Habirun, P. A., Putriani, O., & Fauzi, I. (2023, December). Analisis Penerapan Transit Oriented Development Studi Kasus: Jalan Laksda Adisucipto, Jalan Janti, dan Jalan Babarsari, Daerah Istimewa Yogyakarta. In Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (Vol. 1, No. 3, pp. 647-656).
Taro Yamane. (1967). Elementry Sampling Theory. First Edition, Published by Prentice Hall, USA.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Licensed under a