Karakteritik Ekstrak Kulit Buah Kakao Sebagai Pewarna Alami Pada Variasi Jenis Pelarut dan Daya Ekstraksi Dengan Metode Microwave Assisted Extraction

Penulis

  • Dwy Ristika Sari Agustina Universitas Udayana
  • Gusti Putu Ganda Putra Universitas Udayana
  • Amna Hartiati Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2024.v12.i04.p01

Kata Kunci:

jenis pelarut, daya ekstraksi, kulit buah kakao, pewarna alami, ekstraksi

Abstrak

Kulit buah kakao mengandung senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai pewarna alami. Senyawa tersebut dapat diperoleh melalui proses ekstraksi, salah satu diantaranya menggunakan metode Microwave Asssisted Extraction. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut dan daya pada ekstraksi menggunakan metode Microwave Assisted Extraction terhadap karakteristik ekstrak kulit buah kakao serta menentukan kombinasi terbaik perlakuan jenis pelarut dan daya untuk menghasilkan ekstrak kulit buah kakao sebagai pewarna alami. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok factorial dengan 2 faktor yang dikelompokkan berdasarkan waktu pelaksanaan. Faktor pertama adalah jenis pelarut yang terdiri dari 3 jenis yaitu etanol, metanol, dan aseton. Faktor kedua adalah daya ekstraksi yang terdiri dari 3 taraf yaitu 300, 450, dan 600 watt. Data dianalisis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan jenis pelarut dan daya ekstraksi serta interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, total flavonoid, intensitas warna L*a*b*, tetapi perlakuan jenis pelarut dan daya serta interaksinya tidak berpengaruh nyata terhadap skoring warna dan kesukaan ekstrak kulit buah kakao. Dari uji indeks efektivitas diperoleh perlakuan terbaik untuk mendapatkan ekstrak kulit buah kakao sebagai pewarna alami adalah pelarut etanol dan daya 600 watt, dengan karakteristik rendemen 4,56 ± 0,27%, total flavonoid 9,48± 0,30 mg QE/g,  L* 37,55± 1,34,  a* 26,55± 0,92, b* 58,6± 1,70, skoring warna 4,55± 0,60 (coklat kurang cerah - coklat tidak cerah), dan kesukaan 4,25± 0,64 (netral -  agak suka).

Diterbitkan

2026-02-20

Terbitan

Bagian

Articles