Strategi Peningkatan Kualitas Rujak Kuah Pindang Di Warung D’Abian Kelan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2024.v12.i03.p04Kata Kunci:
Rujak kuah pindang, kualitas produk, kepuasan konsumen, quality function deployment (QFD)Abstrak
Peningkatan kualitas pada rujak kuah pindang menjadi fokus penelitian untuk mendapatkan strategi yang tepat sebagai usaha perbaikan proses pembuatan rujak kuah pindang sehingga dapat memenuhi kepuasan konsumen. Rujak kuah pindang merupakan makanan yang berasal dari campuran beberapa buah segar menggunakan bumbu diantaranya kaldu ikan dan bumbu penyedap. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui atribut mutu produk yang dianggap penting bagi konsumen produk rujak kuah pindang, menganalisis prioritas perbaikan terhadap produk rujak kuah pindang dan menentukan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas produk rujak kuah pindang. Metode penelitian yang digunakan yaitu quality function deployment, menggunakan data kualitatif dan kuantitatif melalui metode observasi dan survei. Hasil penelitian didapatkan atribut mutu yang dianggap penting oleh konsumen yaitu kualitas kuah pindang, kualitas buah, rasa rujak, tampilan, harga, porsi, daya tahan, kualitas terasi. Prioritas perbaikan kualitas rujak kuah pindang di warung D’Abian Kelan yaitu pada atribut kualitas terasi dengan rasio perbaikan tertinggi sebesar (1.121), atribut harga (1.119), dan atribut daya tahan (1.116). Strategi untuk meningkatkan kualitas rujak kuah pindang di warung D’Abian Kelan adalah melakukan evaluasi terhadap parameter teknis yang memiliki prioritas perbaikan tertinggi berdasarkan nilai tingkat kepentingan teknis yaitu pada parameter teknis penyiapan bahan baku, pemorsian bahan baku dan pembuatan kuah pindang.






