Preferensi Konsumen Tentang Kualitas Produk dan Layanan di Kafe Tematik (Studi Kasus di Bangkalan)

Penulis

  • Nur Fadilah Universitas Trunojoyo Madura
  • Raden Arief Firmansyah Universitas Trunojoyo Madura
  • Iffan Maflahah Universitas Trunojoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2024.v12.i02.p07

Kata Kunci:

CSI, Kafe, IPA, Loyalitas, PGCV

Abstrak

Salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah kafe adalah adanya fenomena yang disebut food, fashion, and fun (3F). Kondisi tersebut menyebabkan persaingan antar kafe menjadi ketat. Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan dapat menjadi usaha untuk menyusun strategi pemasaran demi keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan dan atribut kepentingan pelanggan terhadap kualitas layanan dan produk, khususnya kafe yang mengusung konsep tema tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisiner menggunakan metode nonprobability sampling, teknik yang digunakan yaitu purposive sampling. Pengolahan data meliputi pengukuran tingkat kepuasan konsumen dengan metode CSI, penentuan atribut prioritas berdasarkan nilai PGCV dan penentuan atribut prioritas utama untuk ditingkatkan berdasarkan hasil IPA. Hasil nilai CSI menunjukkan bahwa penilaian pelanggan berada pada tingkat puas. Secara rinci didapatkan tingkat kepuasan pelanggan terhadap kualitas produk adalah 72.73% untuk kelompok A dan 73.71% untuk kelompok B. Sedangkan untuk kualitas layanan, nilai CSI untuk kelompok A adalah 77.84%  dan untuk kelompok B, 78.41%. Total 5 atribut prioritas utama untuk dtingkatkan dari hasil PGCV dan IPA. Untuk atribut kualitas produk yaitu kesesuaian kualitas dan harga makanan (P4) dan kesesuaian harga dan porsi makanan (P5) dan kesesuaian harga dan rasa makanan (P6); Sedangkan untuk atribut kualitas layanan terdiri atas kafe bersih dan rapi (S4) dan kecepatan penyajian pesanan (S18).

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-17

Terbitan

Bagian

Articles