Kajian Karakteristik Pengeringan Kulit Kopi Arabika Menggunakan Pengering Mekanis Pada Berbagai Suhu
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p13Kata Kunci:
kulit kopi arabika, pengeringan oven, kinetika pengeringan, model matematika, manajemen agroindustriAbstrak
Kulit kopi arabika merupakan hasil samping agroindustri kopi yang dihasilkan dalam jumlah besar dan belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya di wilayah sentra produksi kopi seperti Kabupaten Bondowoso. Penanganan pascapanen yang tepat diperlukan untuk menurunkan kadar air kulit kopi agar aman disimpan dan dapat diolah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik pengeringan kulit kopi arabika menggunakan oven konveksi pada suhu 40, 60, dan 80°C serta menentukan model matematika pengeringan yang paling sesuai. Setiap perlakuan menggunakan sampel kulit kopi segar sebanyak 100 g. Parameter yang diamati meliputi penurunan kadar air, laju pengeringan, dan rasio kadar air. Data pengeringan dimodelkan menggunakan model Newton, Page, Henderson and Pabis, Logarithmic, dan Midili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pengeringan mempercepat penurunan kadar air dan meningkatkan laju pengeringan. Proses pengeringan didominasi oleh periode laju menurun, yang menunjukkan bahwa difusi air internal menjadi mekanisme pengendali utama. Berdasarkan hasil pemodelan, model Logarithmic memberikan tingkat ketelitian terbaik pada seluruh suhu pengeringan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perancangan dan pengelolaan proses pengeringan kulit kopi pada agroindustri kopi rakyat di Bondowoso.






