Pemanfaatan Limbah Upacara (Canang) Menjadi Bahan Baku Briket Sebagai Sumber Energi Alternatif Ramah Lingkungan

Penulis

  • Ida Bagus Made Baskara Andika Universitas Udayana
  • I Gusti Agung Ratih Pradnya Swari Universitas Udayana
  • I Gusti Ngurah Agung Indra Saguna Universitas Udayana
  • I Gusti Ngurah Agung Satria Ananda Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p12

Kata Kunci:

Briket, Limbah Canang, Nilai Kalor, Energi Alternatif, Pengelolaan Sampah

Abstrak

Limbah upacara (canang) merupakan salah satu jenis sampah organik yang banyak dihasilkan di Bali, khususnya di desa yang aktif secara adat seperti Desa Tihingan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah canang sebagai bahan baku pembuatan briket. Metode yang digunakan adalah eksperimen atau pengujian, dengan tahapan produksi meliputi pengumpulan bahan, pengeringan, pencacahan, pengarangan, pengayakan, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan. Sampel diuji menggunakan bom kalorimeter untuk mengetahui nilai kalor atas (HHV) dan nilai kalor rendah (LHV). Hasil menunjukkan bahwa briket canang memiliki HHV sebesar 21,27 MJ/kg dan LHV sebesar 19,64 MJ/kg, yang lebih tinggi dibandingkan briket campuran organik dengan nilai HHV sebesar 20,62 MJ/kg dan LHV sebesar 18,47 MJ/kg, namun masih di bawah arang prapen dengan HHV adalah 26,95 MJ/kg dan LHV adalah 25,82 MJ/kg. Hasil ini membuktikan bahwa briket canang memiliki potensi sebagai bahan bakar alternatif yang layak. Selain itu, pendekatan ini juga menjadi solusi pengelolaan limbah upacara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles