Analisis Pengendalian Mutu Produk Dupa Cempaka Dengan Pendekatan Statistical Process Control (SPC) Di Perusahaan XYZ

Penulis

  • Kadek Bagus Putra Jaya Universitas Udayana
  • Dewa Ayu Anom Yuarini Universitas Udayana
  • Luh Putu Wrasiati Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p05

Kata Kunci:

statistical process control, pengendalian kualitas, dupa

Abstrak

Tujuan penelitian ini dilakukan agar dapat mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecacatan produk dalam proses produksi dupa serta merumuskan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi tingkat kecacatan produk di Perusahaan XYZ secara efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Statistical Process Control (SPC), yang merupakan metode pengendalian kualitas yang mampu memonitor, mengelola, menganalisis dan memperbaiki kinerja proses menggunakan metode statistik. Data yang digunakan adalah data jumlah hasil produk cacat pada produksi dupa cempaka periode Maret 2025. Analisis data menggunakan peta kendali, histogram, diagram pareto, peta kendali p (p-chart), diagram alir serta diagram sebab akibat. Hasil penelitian menunjukkan tiga kategori utama cacat produk, yaitu patah, terkelupas, dan berjamur. Berdasarkan diagram pareto, jenis cacat yang paling dominan adalah cacat terkelupas (56,68%) dan patah (41,12%). Analisis p-chart mengindikasikan bahwa proses produksi belum sepenuhnya berada dalam kondisi yang stabil secara statistik. Sementara itu, diagram sebab-akibat mengidentifikasi beberapa faktor penyebab utama kecacatan, antara lain ruangan penyimpanan kotor, tingginya suhu dan kelembaban, kondisi cuaca yang tidak menentu, ketidaksesuaian alat, material dengan kualitas yang tidak seragam dan juga terkontaminasi, sering melempar dupa, serta ketidaknyamanan dan kelelehan karyawan. Berdasarkan temuan ini, disarankan perbaikan melalui pengendalian suhu dan kelembaban ruangan, penggunaan wadah tertutup, penyusunan SOP pengeringan yang lebih terstandarisasi, rotasi kerja, penambahan jam istirahat untuk mengurangi kelelahan, serta peningkatan seleksi dan penyortiran bahan baku sebelum proses produksi.

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles