Karakteristik Ekstrak Pewarna Alami Bunga Bugenvil (Bougainvillea glabra) Pada Perlakuan pH Pelarut Dan Ukuran Partikel Menggunakan Metode Microwave Assisted Extraction

Penulis

  • Mia Ardita Universitas Udayana
  • Ni Made Wartini Universitas Udayana
  • Amna Hartiati Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p11

Kata Kunci:

Bugenvil, betasianin, Microwave Assisted, Extraction, pH , ukuran partikel

Abstrak

Bunga bugenvil (Bougainvillea glabra) memiliki potensi sebagai sumber pewarna alami, yaitu pigmen betasianin serta senyawa bioaktif seperti antioksidan. Ekstraksi senyawa ini dapat dilakukan dengan metode Microwave Assisted Extraction (MAE). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH pelarut dan ukuran partikel terhadap karakteristik ekstrak pewarna alami bunga bugenvil yang meliputi rendemen ekstrak, total betasianin, intensitas warna (a*, b*), dan kapasitas antioksidan, serta menentukan pH pelarut dan ukuran partikel yang terbaik untuk menghasilkan ekstrak pewarna alami bunga bugenvil dengan menggunakan metode microwave assisted extraction.

Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu variasi pH pelarut (1, 1,62 dan 2,25) dan ukuran partikel (40, 60, dan 80 mesh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH pelarut dan ukuran partikel berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, total betasianin, tingkat kemerahan (a*) dan tingkat kekuningan (b*). Interaksi antar perlakuan berpengaruh nyata terhadap rendemen, total betasianin, tingkat kemerahan (a*) dan kapasitas antioksidan, namun tidak berpengaruh nyata pada tingkat kekuningan (b*). Perlakuan terbaik untuk menghasilkan ekstrak pewarna alami bunga bugenvil diperoleh berdasarkan uji indeks efektivitas diperoleh dari pH pelarut 2,25 dan ukuran partikel 80 mesh dengan karakteristik nilai rendemen sebesar 81,89 ± 0,40 persen, total betasianin 22,84 ± 1,20 mg/100g, tingkat kemerahan (a*) sebesar 30,84 ± 0,55, tingkat kekuningan (b*) sebesar 17,15 ± 0,61, dan kapasitas antioksidan sebesar 320,97 ± 6,08 mg GAEAC/g.

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles