Karakterisasi Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana L.) Berdasarkan Jenis Pelarut Dan Ukuran Partikel Pada Metode Microwave Assisted Extraction

Penulis

  • Gusti Ayu Made Meriana Universitas Udayana
  • Ni Made Wartini Universitas Udayana
  • I Gusti Ayu Lani Triani Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p02

Kata Kunci:

daun bidara, jenis pelarut, Microwave Assisted Extraction, saponin, ukuran partikel

Abstrak

Daun bidara (Ziziphus mauritiana L.) mengandung senyawa bioaktif seperti saponin yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Senyawa tersebut dapat diekstraksi menggunakan metode Microwave Assisted Extraction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut dan ukuran partikel terhadap karakteristik ekstrak daun bidara serta mendapatkan jenis pelarut dan ukuran partikel terbaik untuk menghasilkan ekstrak daun bidara dengan metode Microwave Assisted Extraction. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor yaitu jenis pelarut terdiri atas (metanol, etanol, dan aseton) dan ukuran partikel yang terdiri atas (40, 60 dan 80 mesh). Data dianalisis menggunakan sidik ragam ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) jika perlakuan berpengaruh terhadap variabel yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pelarut dan ukuran partikel berpengaruh terhadap rendemen, kadar saponin ekstrak kasar, ketinggian busa, dan kapasitas antioksidan. Interaksi antara perlakuan berpengaruh terhadap kadar saponin ekstrak kasar, ketinggian busa, dan kapasitas antioksidan namun tidak berpengaruh terhadap rendemen. Perlakuan terbaik untuk menghasilkan ekstrak daun bidara sebagai sumber saponin dengan metode Microwave Assisted Extraction berdasarkan uji indeks efektivitas diperoleh dari pelarut metanol dan ukuran partikel 80 mesh dengan karakteristik rendemen sebesar 33,41±0,53%, kadar saponin ekstrak kasar 56,46±0,40%, ketinggian busa 25,83±0,71 mm, dan kapasitas antioksidan 10,34±0,57 mg GAEAC/g.

 

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles