Strategi Peningkatan Kualitas Produk Dan Kepuasan Konsumen Sate Lilit Ayam Men Budi Di Desa Blahkiuh Kabupaten Badung Provinsi Bali

Penulis

  • I Gede Maha Adijaya Suputra Universitas Udayana
  • I Made Mertayasa Universitas Udayana
  • Luh Putu Wrasiati Universitas Udayana
  • I Wayan Gede Sedana Yoga Universitas Udayana
  • Ida Bagus Wayan Gunam Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p09

Kata Kunci:

Sate lilit ayam men Budi, kualitas produk

Abstrak

Di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, terdapat banvak penjual makanan tradisional. Salah satu penjual makanan tradisional di sana adalah Men Budi.  Beliau menjual makanan tradisional sate lilit ayam. Persaingan bisnis yang keras menyebabkan pemilik usaha mengubah strategi pemasarannya dengan melakukan peningkatan kualitas produk serta menganalisis tingkat kepentingan dan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menilai atribut kualitas sate lilit ayam, kepentingan dan kepuasan konsumen, serta mengembangkan strategi untuk meningkatan kualitas produk sate lilit ayam Men Budi. metode Quality Function Deployment (QFD) digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian mengidentifikasi delapan atribut kualitas sate lilit ayam yang dianggap penting dan memuaskan oleh konsumen, yaitu rasa, tekstur, ukuran, harga, kemasan, kebersihan, aroma, dan warna. Atribut rasa memperoleh nilai kepentingan tertinggi dari konsumen (4,53), sedangkan aroma dan warna mendapat nilai terendah (4,18). Dari segi kepuasan,aroma  mendapat nilai tertinggi (4,31), sementara tekstur memperoleh nilai terendah (3,95). Prioritas perbaikan meliputi tekstur, harga, kebersihan, warna, dan rasa. Selain itu, parameter teknis yang memerlukan perhatian adalah proses pengadonan, pemangangan, dan persiapan bahan baku.

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles