Karakteristik Buah Melon (Cucumis Melo L.) Pada Perlakuan Komposit Edible Coating Pati Singkong - Kitosan

Penulis

  • Regina Tara Kesuma Universitas Udayana
  • Amna Hartiati Universitas Udayana
  • Ni Made Wartini Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2026.v14.i01.p03

Kata Kunci:

Selected:Edible Coating, Kitosan, Komposit, Pati Singkong, Melon

Abstrak

Buah melon (Cucumis melo L.) merupakan buah klimaterik yang memiliki nilai rata-rata kandungan air sebesar 95,19%, kadar vitamin C 6,91% dan kemanisan 4,43%brix sehingga sering dikonsumsi dalam keadaan segar dengan umur simpan pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio komposit edible coating pati singkong – kitosan terhadap karakteristik buah melon terolah minimal dan menentukan rasio komposit edible coating pati singkong – kitosan yang menghasilkan karakteristik terbaik pada penanganan buah melon pengolahan minimal selama masa penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan kombinasi rasio pati singkong – kitosan yang digunakan yaitu P1 (91,67:8,33), P2 (83,33:16,67), P3 (75:25), P4 (66,67:33,33), dan P5 (58,33:41,67). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan lama penyimpanan hingga buah mengalami kerusakan. Variabel yang diamati pada penelitian ini yaitu susut bobot, kekerasan, total padatan terlarut, dan vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan komposit edible coating pati singkong – kitosan berpegaruh nyata terhadap susut bobot, total padatan terlarut, dan vitamin C serta tidak berpengaruh nyata terhadap kekerasan buah melon terolah minimal selama masa penyimpanan. Berdasarkan uji fisik, kimiawi dan umur simpannya, perlakuan P5 (58,33:41,67) menghasilkan karaktersitik terbaik buah melon terolah minimal bertahan selama 8 hari penyimpanan dengan nilai susut bobot 7,38%, kekerasan 15,80 N, total padatan terlarut 6,06 %brix, dan vitamin C 4,35%.

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles