Efikasi dan Keamanan Sediaan Herbal Berbasis Nanoteknologi untuk Terapi Antikanker

Authors

  • Putu Sintia Ningrum Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ketut Widyani Astuti Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/WSNF.2025.v04.p07

Keywords:

Antikanker, Bioavailabilitas, Nanoherbal, Nanoteknologi

Abstract

Penggunaan sediaan herbal sebagai terapi antikanker terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi penghantaran obat, salah satunya melalui pendekatan nanoteknologi. Artikel ini membahas pengaruh sediaan herbal berbasis nanoteknologi terhadap peningkatan efikasi dan keamanan terapi antikanker berdasarkan hasil analisis berbagai penelitian terkini. Formulasi nanopartikel dari senyawa alam seperti kurkumin, kuersetin, boswellic acid, naringenin, serta ekstrak daun sirsak, sambiloto, moringa, dan tapak dara menunjukkan peningkatan aktivitas antiproliferatif, induksi apoptosis, serta penghambatan ekspresi gen onkogenik pada berbagai jenis sel kanker, seperti MCF-7, hepg2, dan CT26. Sistem penghantaran nanopartikel seperti PLGA, kitosan, dan alginat terbukti meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, dan akumulasi spesifik pada jaringan tumor melalui efek Enhanced Permeability and Retention (EPR), serta menurunkan toksisitas terhadap jaringan sehat. Temuan ini mengindikasikan bahwa sediaan herbal nano berpotensi sebagai terapi yang lebih selektif dan aman dalam pengobatan kanker. Meskipun hasilnya menjanjikan, sebagian besar penelitian masih terbatas pada uji in vitro dan in vivo. Diperlukan studi lanjutan berupa uji farmakokinetik dan uji klinis untuk mengonfirmasi manfaat dan keamanan sediaan herbal berbasis nanoteknologi terapi kanker jangka panjang.

Downloads

Published

2026-02-12