Optimalisasi Microwave-Assisted dan UltrasonicAssisted Extraction untuk Ekstraksi Kurkumin dan Xanthorrhizol Berbasis Green pharmacy
DOI:
https://doi.org/10.24843/WSNF.2025.v04.p04Keywords:
Green extraction, Kurkumin, Microwave-Assisted Extraction (MAE), UltrasoundAssisted Extraction (UAE), XanthorrhizolAbstract
Peningkatan kebutuhan terhadap produk farmasi berbasis bahan alam mendorong pengembangan metode ekstraksi yang efisien, selektif, dan berkelanjutan. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan keunggulan dua metode modern, yaitu Microwave-Assisted Extraction (MAE) dan Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) dalam mengekstraksi senyawa bioaktif kurkumin dan xanthorrhizol dari tanaman obat. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap sejumlah publikasi nasional dan internasional terindeks, dengan fokus pada aspek rendemen, efisiensi energi, konsumsi pelarut, stabilitas senyawa, dan potensi aplikasinya dalam konteks green pharmacy. Hasil kajian menunjukkan bahwa MAE unggul dalam waktu ekstraksi yang lebih singkat dan hasil rendemen yang tinggi, terutama untuk kurkumin, tetapi memerlukan pengendalian suhu secara ketat. UAE lebih efektif dalam menjaga stabilitas senyawa termolabil seperti xanthorrhizol serta memungkinkan penggunaan pelarut alami berbasis natural deep eutectic solvents yang lebih ramah lingkungan. MAE dinilai lebih siap diterapkan dalam skala industri, sementara UAE menawarkan keunggulan dari sisi keberlanjutan proses dan efisiensi limbah. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa pemilihan metode dan pelarut yang tepat berperan penting dalam menunjang keberhasilan ekstraksi senyawa aktif secara optimal. Implikasi dari hasil ini memberikan arah strategis dalam penerapan teknologi ekstraksi berbasis green pharmacy untuk pengembangan produk farmasi alami yang efektif dan berkelanjutan.