Review: Uji Aktivitas Antibiofilm dan Antibakteri dari Tanaman Mangga (Mangifera indica L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/WSNF.2025.v04.p03Keywords:
Antibakteri, Antibiofilm, Fitokimia, Mangifera indica L.Abstract
Tanaman mangga (Mangifera indica L.) merupakan salah satu sumber bahan alam yang berpotensi memiliki aktivitas farmakologi. Tujuan dari artikel ini adalah untuk meninjau dan menganalisis berbagai penelitian mengenai aktivitas antibakteri dan antibiofilm dari berbagai bagian tanaman mangga, termasuk kulit, biji, dan daun, beserta kandungan fitokimianya. Metode yang digunakan berupa literature review terhadap publikasi ilmiah relevan yang diperoleh melalui pencarian di Google Scholar. Artikel yang dianalisis merupakan data sekunder dari 18 artikel ilmiah (original article) yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu penelitian mengenai aktivitas antibakteri dan antibiofilm dari ekstrak bagian tanaman mangga. Parameter yang dikaji mencakup konsentrasi hambat minimum (KHM), konsentrasi bunuh minimum (KBM), serta nilai minimum biofilm inhibitory concentration (MBIC), dan minimum biofilm eradication concentration (MBEC) ekstrak tanaman mangga terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari biji dan daun mangga memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri serta mencegah pembentukan biofilm. Simpulan dari tinjauan ini menegaskan bahwa Mangifera indica L. memiliki potensi sebagai kandidat sumber antibakteri dan antibiofilm alami, serta berpeluang untuk dikembangkan sebagai alternatif pengembangan obat dalam penelitian lebih lanjut.