Eksplorasi α-Mangostin sebagai Senyawa Bioaktif Utama Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Aktivitas Farmakologis Multifungsi

Authors

  • Putu Yoga Adhiaksa Indra Pratama Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ni Kadek Putri Aryani Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • I Gusti Agung Ayu Sri Kartini Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ni Gusti Ayu Sri Aristya Dhaniswari Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana
  • Ni Kadek Mia Wulanika Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.24843/WSNF.2025.v04.p02

Keywords:

α-Mangostin, Aktivitas farmakologis, Efek terapeutik, Garcinia mangostana L.

Abstract

Buah manggis (Garcinia mangostana L.) dikenal kaya akan senyawa metabolit sekunder, terutama kelompok xanthon seperti α-mangostin, yang telah banyak diteliti karena memiliki aktivitas biologis yang luas. Review ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi farmakologis α-mangostin sebagai senyawa bioaktif utama dari kulit buah manggis dalam pengembangan terapi berbasis bahan alam. Proses telaah dilakukan terhadap literatur ilmiah dari tahun 2020 hingga 2025 dengan menggunakan basis data berupa PubMed, ScienceDirect, EBSCO, dan ProQuest yang difokuskan pada studi in vitro, in vivo, maupun in silico yang mengevaluasi efek terapeutik α-mangostin. Hasil analisis terhadap 11 artikel dilaporkan bahwa α-mangostin memiliki enam aktivitas utama, yaitu antikanker, antiinflamasi, antioksidan, antihipertensi, antimikroba, dan antidiabetik. Aktivitas antikanker ditunjukkan melalui penghambatan proliferasi dan induksi apoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Efek antiinflamasi dan antioksidan dicapai melalui penurunan ekspresi gen inflamasi serta pengurangan radikal bebas dan stres oksidatif. Sebagai agen antihipertensi, α-mangostin terbukti menurunkan tekanan darah dan memperbaiki disfungsi vaskular. Sebagai antimikroba, α-mangostin menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap patogen rongga mulut. Selain itu, α-mangostin menunjukkan potensi antidiabetik dengan menghambat α-amilase dan α-glukosidase, menurunkan glukosa, serta memperbaiki profil lipid dan fungsi pankreas. Studi in silico mendukung hasil tersebut dengan menunjukkan afinitas ikatan α-mangostin terhadap target molekuler yang relevan. Berdasarkan temuan ini, α-mangostin memiliki potensi besar sebagai kandidat fitofarmaka multifungsi yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui inovasi formulasi dan validasi uji klinis.

Downloads

Published

2026-02-12