RTRWP Bali No. 16 Tahun 2009 sebagai Pedoman Penataan Ruang dan Lingkungan bagi Pembangunan Berkelanjutan

Authors

Keywords:

environment, land use, Spatial Plan for Bali No. 19 Year 2009

Abstract

Environmental issue has been a prominent concern lately.Global warming has demonstrated many forms of climaticchange on earth. A notion for a green revolution is launchedto ease pressure caused by these climatic changes as well asvarious environmental degradations that inevitably take placeon a daily basis. Being part of the world community, Bali is notexcluded from these global conditions. The acceleration of Bali’sgrowth due to the increasing number of tourist visits cannotprevent changes on land utilization. Land has been treatedas a commodity. This situation has in return poisoned Bali’ssocial capital heading towards an inclining attitude favoringeconomic profits more than the tangible as well as symbolicmeanings space and the natural environment may have. A localwisdom that aims at maintaining space and its environment isdefeated by a goal to obtain financial advantages. This shift isinevitable. But how could it be controlled? In responding to thisquery, Spatial Plan for Bali No 16 Year 2009 has been instigatedto govern and manage matters relating to land uses and theenvironment. For these roles, this regulation deserves ourrespect and conformance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dwipayana, A.A.G.N. Ari. 2003. Genelogi Politik : Desa Adat Bali

dan Ruang Demokrasi. Dalam : Bali Menuju Jagadhita : Aneka

Perspektif. Editor, I Nyoman Darma Putra. PT. Offset BP

Denpasar. Denpasar.

Eling, I Gde Pasek Suka. 2005. Perkembangan Kelembagaan dan

Pelayanan Birokrasi Menuju Tahun 2010. Dalam: Kota Denpasar

Menuju Tahun 2010 Perspektif Holistik Futurologi (Kumpulan

Karangan Tentang Urbantrend). Editor, I Wayan Geriya. Badan

Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Denpasar. Denpasar.

Korry, Nyoman Sugawa.2003. Strategi Pembangunan Ekonomi

Provinsi Bali (Aspek Kebijaksanaan Pemerintah), dalam Buku

Strategi Pembangunan Ekonomi Bali. Editor, Komang Suarsana.

PT. Bali Post. Denpasar.

Marshall, Andrew. 2011. Postcard: Bali. Time Vo.177,No.15, 18 April

2011, hlm.6. Hongkong.

Picard, Michel. 2006. Bali Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata.

Jakarta. Kepustakaan Populer Gramedia Forum Jakarta-Paris.

Putra, I Nyoman Darma dan I Gde Pitana. 2010. Pariwisata Pro-Rakyat

Peretas Jalan Pengentasan Kemiskinan. Paper dipresentasikan

pada Seminar Nasional Pariwisata dan Pengentasan Kemiskinan.

Universitas Udayana, 28 Agustus 2010. Denpasar.

Salain,Putu Rumawan. 2005. Kuta, Before, Now and Then from

Traditional Village Towards Multi Ethnic City, dalam The

Possibility of Sustainable Cities and The Problems of International

and Intellectual Exchange. Editor : Prof I Gede Putu Wirawan,

Ph.D dan Prof. Naoki Yoshihara,Ph.D. Universitas Udayana.

Denpasar.

Salain, Putu Rumawan.2006. Review Tata Ruang Wilayah Kota

Denpasar Melalui Pendekatan Zonasi Ekonomi; Tanpa

Menghilangkan Identitas dan Kebanggan Budayanya. Kertas

Kerja. Denpasar.

Wiranatha, Agung Suryawan. Dkk. 2008. Analisis Kebutuhan Akomodasi

dan Transportasi Patiwisata di Bali. Pusat Penelitian Kebudayaan

dan Kepariwisataan Universitas Udayana Bekerja Sama dengan

Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Denpasar.

Wiranatha, Agung Suryawan. 2005. Laporan Status Lingkungan Hidup

daerah Provinsi Bali Tahun 2005. Pemerintah Provinsi Bali.

Wiranatha, Agung Suryawan.. 2009. Pariwisata dan Pembangunan

Keruangan di Kabupaten Badung. Proseding Seminar Nasional.

Puspem Badung, 6 Oktober 2009. Kerjasama Dinas Pariwisata

Kabupaten Badung, Program Magister Arsitektur UNUD

dengan Ikatan Alumni Arsitektur UNUD. Udayana University

Press.

Wiranatha, Agung Suryawan. 2009. Peraturan Daerah Provinsi Bali

Nomor 16 Tahun 2009.Pemerintah Provinsi Bali. Denpasar.

Detik Bali, 31 Agusrtus-13 September 2010, hlm.18.

Pantai Bali Tercemar.Bali Post, 2 Mei 2011, hal 1.

Perlu Proses Pemberdayaan Agar pariwisata makin Dirasakan

Manfaatnya. Bali Post, 29 Agustus 2010, hal 2. Denpasar.

Subawa, I Made. 2010. Tren Desa Wisata, Bali Post, 2 Agustus 2010,

hlm.3. Denpasar

Subawa, I Made. 2010. Bali “koleksi” 75.635 Pengangguran,. Bali Post,5

Agustus 2010, hal 5.

Subawa, I Made. 2010. Efek Travel Advisory Australia Rugikan Wisata.

Radar Bali, 23 Agustus 2010.hal 27. Denpasar

Pitana, I Gde.2010. Media yang Reliable. Fajar Wisata, 1 Agustus

2010,hlm.7-8.Denpasar.

Pitana, I Gde. 2010. Bahaya Dibalik Oversupply Hotel : Perang Tarif

Sampai Alih Kepemilikan. Fajar Wisata,1 Agustus 2010 hal 7-8.

Denpasar.

Pitana, I Gde. 2010. Pariwisata Itu Madu, Kitalah Yang Membuat

Racun. Fajar Wisata,1 Agustus 2010 hal 7-8. Denpasar.

Pitana, I Gde. 2010. Penduduk Bali Lampaui Batas Ideal. Detik Bali, 31

Agustus -13 September 2010, hlm.18. Denpasar.

Pitana, I Gde. 2010. Bali The Best Leisure Destination in Asia Pacific 2010.

Detik Bali, 31 Agustus-13 September 2010, hlm.20.Denpasar.

Pitana, I Gde. 2010. Pertumbuhan Ekonomi Bali Lebih Rendah daripada

Nasional. Bali Post, 4 September 2010. Denpasar.

Downloads

Published

2012-04-09

How to Cite

Putu Rumawan Salain. (2012). RTRWP Bali No. 16 Tahun 2009 sebagai Pedoman Penataan Ruang dan Lingkungan bagi Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 2(1), 115-148. https://ejournal1.unud.ac.id/index.php/kajianbali/article/view/5697