Mangupura sebagai Ibu Kota Kabupaten Badung: Suatu Penelusuran Historis dan Pengembangan Wilayah
Keywords:
Badung, Mangupura, urbanization, city state, residence, non agrariesAbstract
This study analysis the new capital city of Badung after
Denpasar was decided to be the capital city of the government
of Denpasar. Where should the location of the new capital
city of Badung ? and what is the name of the city? The city
must fulfil the condition of a new capital city according to the
theoretical frame works that exist so far. This city should also
be in cooperation with the former city of Denpasar which has
already become metropolitan city.
This research was done using historical method. The data
collection was done through library research and field work
in analyzing the problems. Theories and concepts about cities
were used.
Downloads
References
Alisjahbana. 2005. Sisi Gelap Perkembangan Kota. Yogyakarta.
A.M. Djuliati Suroyo. 1983. Dari Subsistensi ke Perdagangan. Jakarta:
IDSN.
B.N. Marbun. 1979. Kota Masa Depan: Prospek dan Masalahnya. Jakarta :
Erlangga.
Djoko Sujarto. 1922. “Bias Kota Raksasa Sekup Jakarta”, Prisma No. 5,
Th. XXI.
Djoko Suryo. 1984. Kota dan Pembaharuan Sosio Kultural dalam Sejarah
Indonesia. Jakarta : IDSN.
F.A. Sutjipto. 1984. “Sejarah Sosial Kota”, dalam Pemikiran Biografi dan
Kesejahteraan: Suatu Kumpulan Prasarana pada berbagai lokakarya,
Jilid III. Jakarta : Depdikbud.
Gideon Sjoberg. 1965. The Preindustrial City, Past and Present. New York :
The Free Press.
Hans-Dieter Evers. 1982. Sosiologi Perkotaan : Urbanisasi dan Sengketa
Tanah di Indonesia dan Malaysia. Jakarta : LP3ES.
Herlianto M. 1986. Urbanisasi dan Pembangunan Kota. Bandung : Alumni.
H.S.R. Finberg and V.H.T. Skipp. 1973. Local History Objective and Pursuit.
Newton Abbot : David and Charles.
Koentjaraningrat (ed.). 1982. Masalah-Masalah Pembangunan : Bunga
Rampai. Antropologi Terapan. Jakarta : LP3ES.
Kuntowijoyo. 1983. Kota Sebagai Bidang Kajian Sejarah. Jakarta : IDSN.Menno, S dan M. Alwi. 1991. Antropologi Perkotaan. Jakarta : Rajawali.
N.J.M. Nielsen, 1974. “De Stad”, dalam Babylon.
Rahardjo. 1983. Perkembangan Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Bina
Aksara.
Raldi Hendro Koestoer dkk. (ed.) 2001. Dimensi Keruangan Kota. Jakarta
: UI Press.
R. Bintarto. 1968. Penuntun Geografi Sosial. Jogjakarta : U.D. Spring.
R. Bintarto. 1984. Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. Jakarta:
Ghalia.
Sartono Kartodirdjo (ed.), 1977. Masyarakat Kuno dan Kelompok-kelompok
Sosial. Jakarta : Bhratara Karya Aksara.
School. J.W. 1981. Modernisasi : Pengantar Sosiologi Pembangunan Negaranegara
Sedang Berkembang. Jakarta : Gramedia.
Schulte Nordholt, Henk. 2009. The Spell of Power : Sejarah Politik Bali 1650-
1940. Denpasar : Pustaka Larasan.
Sjoberg, Gideon. 1965. The Preindustrial City : Past, and Present. New York:
The Free Press.
Soekarto. 1954. Dari Djakarta ke Djajakarta. Djakarta : Soeroengan.
Waworoento, W.J. dkk, 1972. “Perkembangan Kota dan Kehidupan
Perkotaan di Indonesia”, dalam Prisma, Nopember.
Widyapura. 1989 .Masalah Perencanaan dan Pembangunan Kota. No. 4 Th.
VII, Agustus-September.













