Faktor-kaktor Penyebab Kemiskinan Kultural dan Model Pengentasan Berbasis Kearifan Lokal: Studi pada Masyarakat Miskin di Pegunungan Kintamani, Bali

Authors

  • Made Kerta Adhi IKIP Saraswati Tabanan
  • I Ketut Ardana IKIP Saraswati Tabanan
  • I Made Maduriana IKIP Saraswati Tabanan

Keywords:

cultural poverty, social and cultural institutions, tat twam asi

Abstract

This study aims to determine the main factors leading causes of cultural poverty and developing poverty aleviation model based on local wisdom, such as Hindu based-philosophy Tat Twam Asi (if I were you) in the community of Kintamani tourist area. The objectives acomplishment of the study were carried out by using the paradigm prototypical studies, combined with reflective analysis method. It was found that the main factors causing poverty in certain parts of Kintamani community were cultural values ??that lead them difficult to reduce the poverty, such as the cultural habit of begging, laziness, pessimistic, easy to quit, lack of motivation, resigned to fate family situation that been poor hereditary, and low education level. Poverty alleviation model was proposed by elaborating Tat Twam Asi values in the community of Kintamani tourist area through functionalization of social and culture institutions.

References

Akker, J. Van den. 1999. Principles and Method of Development Research.

London. Dalam Van Den Akker, J., Branch, R.M., Gustafson, K.,

Nieveen, N., & Plomp, T. (Ed.). Design Approaches And Tools In

Educational And Training. Dordrecht: Kluwer Academic Publisher.

Arganta, Komang. 2009. “Model Pengentasan Kemiskinan Masyarakat

Petani di Kabupaten Bangli”. Laporan Penelitian. Denpasar: Lembaga

Penelitian UNUD.

Bappeda Kabupaten Bangli. 2011. Peta Permasalahan Kemiskinan Masyarakat

KabupatenBangli. Bangli: Bappeda Kabupaten Bangli.

Erawan, Wayan. 2010. “Menakar Kesulitan Ekonomi dan Keterikatan

Budaya Masyarakat Pegunungan Batur Kintamani, Bangli”. Laporan

Penelitian. Denpasar: Lembaga Penelitian UNUD.

Dinas Pariwisata Provinsi Bali. 2015. “Data Kunjungan Wisatawan ke

Pulai Bali”. Denpasar.

Duija, I Nengah. 2006. “Tradisi Lisan dalam konteks masa kini:

karakteristik sosio kultural dibalik mitos I Ratu Ayu Mas Membah.

Makalah.Denpasar: Program Pascasarjana IHDN.

Hastuti, dkk. 2013 “Model Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan

Lokal Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan di Lereng Merapi

Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta”. Laporan Penelitian.

Yogyakarta: FIS UNY.

Hardiman, 2003. “Tradisi Lisan Dalam Konteks Masa Kini: Karakteristik Sosial-

Kultural Dibalik Mitos I Ratu Ayu Mas Membah “

.dalam http://www.

scribd.com/doc/36745557/Tradisi-Lisan-Dalam-Konteks-Masa Kini-Karakteristik-

Sosial-Kultural-Dibalik-Mitos#Scribd. Diakses 15-2-2015.

Hendra, Novayana. 2013. “My World Tat Twam Asi” dalam http://

worlddehendra.blogspot.co.id/2013/11/tat-twam-asi.html. Diunduh

tanggal 10 Februari 2015.

Inten, Gede. 2010. Pergeseran Nilai Sosial-Ekonomi Masyarakat Pedesaan

Di Kawasan Wisata Gunung Batur Kintamani (Studi Etnografi

Terhadap Masyarakat Penunjang Pariwisata di Kawasan Kintamani

– Bali). Laporan Penelitian. Singaraja: Lembaga Penelitian Undiksha.

Lasmawan, Wayan. 2008. Pergeseran Nilai Sosial-Ekonomi Masyarakat

Kawasan Penunjang Wisata Alam Gunung Batur – Kintamani

(laporan penelitian). Singaraja: Lembaga Penelitian Undiksha.

Lasmawan, Wayan. 2009a. Studi Analisis Faktor-Faktor Penyebab Utama

Kemiskinan Pada Masyarakat Pedesaan. Laporan penelitian. Bappeda

Kabupaten Bangli.

Lasmawan, W. 2009b. Program Pengentasan Masyarakat Miskin dan

Penguatan Kelembagaan Lokal Di Kabupaten Bangli – Bali. Laporan

Sibermas. Singaraja: Lembaga Pengabdian Masyarakat Undiksha.

Lewis, Oscar.1966. The Culture of Poverty. California: W.H. Freeman & Co.

Nieveen, N. 1999. “Prototype To Reserach Product Quality. Dalam. Van Den

Akker, J., Branch, R.M., Gustafson, K., Nieveen, N., & Plomp, T.

(Penyunting.). “Design Approaches And Tools In Educational And

Training”. Dordrecht: Kluwer Academic Publisher.

Pemerintah Provinsi Bali. “Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 16

Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali

Tahun 2009-2029.”

Plomp. 2007. “Educational Design Research: An Introduction” dalam An

Introduction to Educational Design Research. Enschede, Netherland:

National Institute for Curriculum Development.

Rahmatullah. 2013. “ Budaya Kemiskinan dan Kemiskinan Struktural ”

24 Agustus http://www.rahmatullah.net/2013/08/kebudayaankemiskin-

dan-kemiskinan.html (Diakses 10 Februari 2015 ).

Remi, Subyatie Soemitro dan Priyono Tjiptoherijanto. 2002. Kemiskinan dan

Kemerataan di Indonesia, Penerbit Reneka Cipta, Jakarta.

Suardika, Made. 2009. “Strategi dan Tantangan dalam Pengembangan

Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) sebagai Kelembagaan

Ekonomi di Pedesaan di Desa-desa Penyangga Industri Pariwisata

Kintamani. Laporan Penelitian. Singaraja: Universitas Panji Sakti.

Sudjarwo dan Basrowi. 2009. Manajemen Penelitian Sosial. Bandung: Mandar

Maju.

World Bank, World Development Report 2008: Making Service Work for Poor

People, IBRD/ The World Bank, Washington DC.

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

Faktor-kaktor Penyebab Kemiskinan Kultural dan Model Pengentasan Berbasis Kearifan Lokal: Studi pada Masyarakat Miskin di Pegunungan Kintamani, Bali . (2026). Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 6(2), 229-246. https://ejournal1.unud.ac.id/index.php/kajianbali/article/view/5605