Pemaknaan cerita rakyat Brayut: Dari ideologi agraris hingga kapitalis

Authors

  • I Wayan Budi Utama Universitas Hindu Indonesia Denpasar

Keywords:

Brayut folktale, family planning, interpretation, ideology

Abstract

Brayut is one of Balinese folktale that tells about a farmer’s family life with many children. The setting relates to the celebration of Galungan day. By the time being, this story always exists and develops until today. This folktale has been undergoing certain process of construction, deconstruction, and reconstruction of ideology. This paper concerns the ideology implied by the character of Brayut since the traditional until this postmodern era. The research data was collected through the observation, interview, and document study techniques. The analysis was based on the theory of ideology by Thomson supported by the theories of religion. The descriptive-interpretative method was applied to analyze the data. Based on the analysis the results show that this folklore of Brayut has been always reinterpreted since the traditional/agriculture era until this postmodern era. Therefore, the existence of this story may be everlasting until today.

👁 Abstract Views: 1📥 pdf Downloads: 3

References

Aiken, Henry D. 2009. Abad Ideologi. Jogjakarta: AR-RUZZ

Bakker, SJ,J.W.M. 1984. Filsafat Kebudayaan, Sebuah Pengantar.

Yogyakarta: Yayasan Kanisius dan BPK Gunung Mulia.

Barker, Chris. 2005. Cultural Studies, Teori dan Praktik. Yogyakarta:

Bentang.

Berger, Peter L. 2003. Kebangkitan Agama Menantang Politik Dunia.

Yogyakarta: Arruzz.

Bungin, Burhan. 2007. Sosiologi Komunikasi. Teori, Paradigma, dan

Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana

Prenada Media Group.

Coulon, Alain. 2008. Etnometodologi. Yogyakarta : LENGGE (Kelompok

GENTA PRESS)

Duverger, Maurice. 2005. Sosiologi Politik. Jakarta : Kerjasama Yayasan

Ilmu-Ilmu Sosial dengan PT. Raja Grafindo Persada.

Effendi, Bahtiar. 2001. Masyarakat Agama dan Pluralisme Keagamaan,

Perbincangan Mengenai Islam, Masyarakat Madani, dan Etos

Kewirausahaan. Yogyakarta: Galang Printika.

Francis, Diana. 2006. Teori Dasar Transformasi Konflik Sosial. Yogyakarta:

Quills.

Gidden,Anthony, Daniel Bell, dan Michel Forse. 2004. Sosiologi Sejarah

dan Berbagai Pemikirannya. Yogyakarta : Kreasi Wacana.

Gidden, Antony, dkk. 2005. Konsekuensi-Konsekuensi Modernitas.

Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Hidayat, Komaruddin dan Nafis, Muhamad Wahyudi.2003. Agama

Masa Depan, Perspektif Filsafat Perenial. Jakarta, PT. Gramedia

Pustaka Utama.

Huntington, Samuel P. 2003. Konflik Peradaban Paradigma Dunia

Pasca Perang Dingin terjemahan dari The Clash of Civilizations:

Paradigms of the Post-Cold War World oleh Ahmad Faridl

Ma’ruf. Yogyakarta: IRCiSoD.

Nashir, Haedar. 1999. Agama &Krisis Kemanusiaan Modern. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

O’Dea, Thomas F. 1985. Sosiologi Agama. Jakarta: CV. Rajawali.

Parimartha, I Gde. 2003. Pemahaman Lintas Budaya Nusantara dan

Internasional, dalam Sarathi Vol 10, No.1 Februari 2003.

Radhakrishnan. R. 2003. Agama-Agama Timur dan Pemikiran Barat.

Denpasar: Program Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan

Universitas Hindu Indonesia bekerja sama dengan penerbit

Widya Dharma.

Raharjo. 2004. Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian. Yogyakarta;

Gadjar Mada University Press.

Soekartiningsih dan Ni Luh Nirtawati. 2000. Tinjauan Sejarah Serta

Hakikat Simbol Kesuburan. Jakarta: Departemen Pendidikan

Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan, Bagian Proyek

Pembinaan Permuseuman Bali.

Thompson, Jhon B. 2015. Kritik Ideologi Global: Teori Sosial Kritis Tentang

Relasi Ideologi dan Komunikasi Massa. Jogjakarta: IRCiSoD

Trifonas, Peter Pericles. 2003. Barthes dan Imperium Tanda. Yogyakarta:

Jendela.

Turner, Bryan S. 2003. Agama dan Teori Sosial. Yogyakarta : IRCiSoD.

Utama, I Wayan Budi. 2015. “Brayut dan Lokalisasi Tantrayana di Bali”

dalam Ragam Wacana, Sastra, dan Budaya, Kumpulan Tulisan dalam

Rangka Purnabakti Prof. Dr. Nyoman Kutha Ratna,SU. Jogjakarta :

Pustaka Pelajar.

Worsley, Peter.2015. The Games Painters Paly: Visual Design and

Meaning in Balinese Paintings of The Brayut Story from Kamasan

Bali, International Seminar on Religious Manuscripts in

Multiculturalism for a Better Life (Humanity and Peace), Sept

4th-5th 2015, Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar.

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

I Wayan Budi Utama. (2026). Pemaknaan cerita rakyat Brayut: Dari ideologi agraris hingga kapitalis . Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 7(1), 139–164. Retrieved from https://ejournal1.unud.ac.id/index.php/kajianbali/article/view/5571