Karakteristik Bubuk Alginat dari Alga Coklat Sargassum sp. pada Perlakuan Waktu dan Suhu Maserasi
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2020.v08.01.p12Kata Kunci:
waktu, suhu, alginat, Sargassum spAbstrak
*Sargassum* sp. merupakan contoh alga cokelat yang menghasilkan alginat berupa polimer polisakarida organik yang tersusun dari dua unit monomer, yaitu asam L-guluronat dan asam D-manuronat. Polimer ini bersifat hidrofilik; alginat merupakan molekul linier dengan berat molekul tinggi sehingga mudah menyerap air, yang memungkinkan senyawa alginat digunakan sebagai emulsifier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan suhu maserasi terhadap karakteristik bubuk alginat dari alga cokelat *Sargassum* sp. serta menentukan waktu dan suhu maserasi terbaik untuk menghasilkan bubuk alginat tersebut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Faktor pertama adalah waktu (A) yang terdiri atas 3 taraf, yaitu 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Faktor kedua adalah suhu (B) yang terdiri atas 3 taraf, yaitu 50°C, 60°C, dan 70°C. Setiap perlakuan dikelompokkan menjadi dua berdasarkan waktu pelaksanaan, sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi rendemen, kadar air, kadar abu, dan viskositas. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu dan suhu maserasi berpengaruh sangat nyata terhadap variabel yang diamati, yaitu rendemen, kadar air, kadar abu, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu 3 jam dengan suhu 70±1°C merupakan perlakuan terbaik untuk menghasilkan bubuk alginat dari alga cokelat *Sargassum* sp., dengan karakteristik rendemen 39,44±0,06%, kadar air 9,86±0,04%, kadar abu 31,75±0,02%, dan nilai viskositas 19,00±1,41 cPs.






