Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Finansial pada Usaha Produksi Extract Powder Kunyit

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2020.v08.01.p08

Kata Kunci:

kunyit, bubuk ekstrak, analisis nilai tambah, kelayakan finansial

Abstrak

Bubuk ekstrak kunyit merupakan produk olahan kunyit yang dihasilkan dalam bentuk bubuk. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai tambah yang diperoleh dari proses produksi bubuk ekstrak serta mengetahui kelayakan finansial dari proses pengolahan kunyit menjadi produk bubuk ekstrak. Studi kelayakan finansial ini menggunakan analisis laba-rugi, *Net Present Value* (NPV), *Internal Rate of Return* (IRR), *Net B/C Ratio*, *Payback Period*, dan *Break-Even Point* (BEP), serta metode Hayami untuk menentukan nilai tambah. Usaha bubuk ekstrak ini dinyatakan layak, dengan nilai *Net Present Value* sebesar Rp290.897.909. Nilai *Internal Rate of Return* sebesar 13% menunjukkan bahwa tingkat pengembalian lebih tinggi daripada suku bunga bank yang ditetapkan. *Payback Period* tercatat selama 1 tahun 2 bulan dan *B/C Ratio* sebesar 1,68. Nilai tambah bubuk ekstrak yang diperoleh adalah Rp20.000 per kg, dengan rasio nilai tambah sebesar 57,14%. Skenario analisis sensitivitas menunjukkan bahwa baik peningkatan biaya operasional sebesar 3%–6% maupun penurunan pendapatan sebesar 3%–6% tetap menghasilkan NPV yang positif. Oleh karena itu, usaha bubuk ekstrak kunyit ini dinyatakan layak.

Diterbitkan

2020-03-30

Terbitan

Bagian

Articles