Analisis Usaha Agroindustri Minuman Tradisional Kunyit Asam di Paon Jamu (Curcuma domestica Val. – Tamarindus indica L.)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2020.v08.01.p02Kata Kunci:
Jamu kunyit asam, analisis bisnis, Paon jamuAbstrak
Usaha minuman tradisional Paon Jamu merupakan salah satu usaha minuman tradisional yang berlokasi di kawasan Tanjung Benoa. Ditinjau dari perkembangan usahanya, Paon Jamu termasuk usaha yang baru didirikan di tengah banyaknya usaha minuman tradisional serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha minuman kunyit asam, menentukan nilai tambah yang dihasilkan, serta menganalisis kelayakan usaha tersebut jika terjadi kenaikan biaya operasional dan penurunan pendapatan menggunakan analisis sensitivitas. Usaha minuman kunyit asam ini layak untuk dijalankan; hasil *Net Present Value* (NPV) menunjukkan angka Rp6.144.470 untuk kemasan 300 ml. Nilai *Internal Rate of Return* (IRR) sebesar 13% untuk kemasan 300 ml (dan 14%) menunjukkan bahwa tingkat pengembalian lebih besar daripada suku bunga bank yang ditetapkan. Periode pengembalian modal (*Payback Period*) adalah 2 tahun 5 bulan untuk kemasan 300 ml. Rasio B/C tercatat sebesar 1,42 untuk kemasan 300 ml. Nilai tambah yang diperoleh usaha kunyit asam ini adalah Rp49.416 per kemasan 300 ml dengan rasio 47%. Skenario analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kemasan 300 ml bersifat sensitif terhadap penurunan pendapatan sebesar 3% dan 4% pada skenario II dan III.






