Pengaruh Persentase Ampas Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Suhu Pemanasan terhadap Karakteristik Body Scrub
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.04.p10Kata Kunci:
ampas kopi, body scrub, suhu pemanasanAbstrak
Body scrub merupakan salah satu produk kosmetik yang digunakan untuk perawatan kulit. Body scrub memiliki butiran-butiran kasar yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan kulit secara maksimal yang disebut dengan abrasive atau pengamplas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase ampas kopi dan suhu pemanasan serta interaksinya terhadap karakteristik body scrub dan untuk menetukan persentase ampas kopi dan suhu pemanasan yang tepat sehingga menghasilkan body scrub dengan karakteristik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok percobaan faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah persentase ampas kopi dengan 3 taraf yaitu 4, 6 dan 8%, sedangkan faktor kedua adalah suhu pemanasan dengan 3 taraf yaitu 65, 70 dan 75˚C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ampas kopi berpengaruh terhadap pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, total senyawa fenol dan penerimaan keseluruhan body scrub. Suhu pemanasan berpengaruh terhadap viskositas, daya sebar, daya lekat, total senyawa fenol dan penerimaan keseluruhan body scrub tetapi suhu pemanasan tidak berpengaruh terhadap pH body scrub. Interaksi antara persentase ampas kopi dan suhu pemanasan tidak berpengaruh terhadap pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, total senyawa fenol dan penerimaan keseluruhan body scrub. Persentase ampas kopi 4% dan suhu pemanasan 65˚C merupakan perlakuan terbaik dari body scrub dengan karakteristik pH 5,93, viskositas 7600 cp, daya sebar 5,6 cm, daya lekat 5,78 detik, rasio pemisah = 1, total senyawa fenol 1,52 mg GAE/g dan penerimaan keseluruhan 4,95 (biasa sampai agak suka)






