Strategi Pengembangan Usaha Minuman Sehat Sari Edamame UD. Putra Lanang 27 dengan Penerapan Metode Swot dan Topsis
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.04.p07Kata Kunci:
Ekstrak minuman damame, Strategi Pengembangan Bisnis, SWOT, TOPSISAbstrak
Meningkatnya kesadaran masyarakat perkotaan akan kebutuhan pangan sehat dan menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu sumber pangan yang praktis dan sehat adalah edamame. Edamame merupakan salah satu jenis kedelai yang memiliki banyak protein dan vitamin. Salah satu industri rumahan yang memproduksi ekstrak minuman edamame di Bali adalah UD. Putra Lanang 27. Tingkat persaingan yang tinggi merupakan salah satu faktor penentu dalam mengelola bisnis sejenis ini di Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi UD. Putra Lanang 27; 2) Merumuskan strategi alternatif pengembangan usaha di UD. Putra Lanang 27; dan 3) Memilih strategi prioritas pengembangan bisnis UD. Putra Lanang 27. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT untuk menentukan strategi alternatif, dan metode TOPSIS untuk menentukan peringkat strategi alternatif. Strategi yang disarankan UD. Putra Lanang 27 adalah untuk tumbuh dan berkembang. Prioritas strategi alternatif yang dipilih adalah memperluas pasar dengan menambah jumlah reseller, dan meningkatkan kerjasama dengan supermarket.






