Pengaruh Konsentrasi Etanol dan Waktu Ekstraksi menggunakan Metode Microwave Assisted Extraction (MAE) terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Kakao
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.03.p09Kata Kunci:
Konsentrasi etanol, waktu ekstraksi, antioksidan, kulit buah kakaoAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi etanol dan waktu ekstraksi terhadap aktivitas antioksidan ekstrak kulit buah kakao serta mendapatkan konsentrasi etanol dan waktu ekstraksi menggunakan Microwave Assisted Extraction (MAE) yang dapat menghasilkan ekstrak dengan kapasitas antioksidan tertinggi. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi etanol yang terdiri dari 3 taraf yaitu etanol 75%, 85% dan 95%. Faktor kedua adalah waktu ekstraksi yang terdiri dari 4 taraf yaitu 5, 10, 15, dan 20 menit. Data dianalisis dengan analisis varian dan dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan waktu ekstraksi berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, total fenolik, dan kapasitas antioksidan. Interaksi antar perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap total fenolik dan total flavonoid. Interaksi pada kapasitas antioksidan berpengaruh nyata, namun tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen ekstrak bubuk kulit buah kakao. Perlakuan terbaik menunjukkan bahwa ekstraksi dengan etanol 95% selama 15 menit menggunakan MAE dengan karakteristik rendemen tertinggi sebesar 11,85±0,84% total fenol sebesar 149,36±0,92 mg GAE/g ekstrak, total flavonoid sebesar 91,03±2,31 mgQE/g ekstrak, dan kapasitas antioksidan 136,69±0,19 mg GAEAC/g ekstrak






