Karakteristik Enkapsulat Ekstrak Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) pada Perlakuan Variasi Jenis dan Konsentrasi Bahan Penyalut
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.03.p08Kata Kunci:
antioksidan, kulit buah kakao, enkapsulasi, konsentrasi, gum arab, maltodekstrinAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi bahan penyalut terhadap karakteristik enkapsulat ekstrak kulit buah kakao dan menentukan perlakuan terbaik untuk menghasilkan enkapsulat ekstrak kulit buah kakao. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang dikelompokkan menjadi 2 kelompok berdasarkan waktu pelaksanaan dan terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu jenis bahan penyalut (S) yang terdiri dari maltodekstrin dan gum arab. Faktor kedua adalah konsentrasi bahan penyalut (M) yang terdiri dari : 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi bahan penyalut berpengaruh terhadap rendemen, kadar air, kelarutan, kapasitas antioksidan, total fenolik dan efisiensi enkapsulasi enkapsulat ekstrak kulit buah kakao. Interaksi antar perlakuan berpengaruh terhadap rendemen, kelarutan, kapasitas antioksidan, total fenolik dan efisiensi enkapsulasi namun tidak berpengaruh terhadap kadar air enkapsulat ekstrak kulit buah kakao. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah jenis bahan penyalut gum arab dan konsentrasi bahan penyalut 5%, dengan karakteristik rendemen 84,81±0.15%, kadar air 7,10%, kelarutan 84,26±0,06%, kapasitas antioksidan 80,12±0,24 mg GAEAC/g, total fenolik 113,77±0,24 mg GAE/g, dan efisiensi enkapsulasi sebesar 78,16±0,60%.






