Karakteristik Ekstrak Metanol Daun Mangrove (Rhizophora mucronata) pada Perlakuan Ukuran Partikel dan Waktu Maserasi
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.03.p04Kata Kunci:
Daun mangrove (Rhizhopora mucronata), ekstraksi, ukuran partikel, waktu maserasiAbstrak
Daun mangrove (Rhizophora mucronata) merupakan salah satu bagian dari tanaman mangrove yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel dan waktu maserasi terhadap karakteristik ekstrak metanol daun mangrove (Rhizophora mucronata) dan mengetahui ukuran partikel dan waktu maserasi sehingga menghasilkan karakteriristik ekstrak metanol daun mangrove (Rhizopora mucronata) terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah ukuran partikel yang terdiri dari 40, 60 dan 80 mesh. Faktor kedua adalah waktu maserasi yang terdiri dari 24, 36 dan 48 jam. Data dianalisis dengan analisis variasi dan jika perlakuan berpengaruh dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ukuran partikel dan lama maserasi berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, total flavonoid, IC50 dan intensitas warna (L*, a*, b*), sedangkan interaksi antara ukuran partikel dan waktu maserasi berpengaruh nyata terhadap flavonoid total, dan IC50. Ukuran partikel 60 mesh dengan waktu maserasi 36 jam dapat meningkatkan nilai rata-rata total flavonoid, IC50, tingkat kemerahan (a*) dan tingkat kekuningan (b*). Ukuran partikel 60 mesh dan waktu maserasi 36 jam merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan ekstrak metanol daun mangrove dengan karakteristik sebagai berikut: rendemen 33,90 ± 1,502%, total flavonoid 82,03 ± 1,24 mg QE/g, aktivitas antioksidan IC50 71,06 ± 1,84 ppm , tingkat kecerahan (L*) 23,93 ± 0,559, tingkat kemerahan (a*) 11,12 ± 0,568, dan tingkat kekuningan (b*) 10,15 ± 0,510.






