Pengaruh Konsentrasi Bubuk Kakao (Theobroma cacao L.) terhadap Karakteristik Krim Kunyit Daun Asam
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.03.p01Kata Kunci:
bubuk kakao, daun asam, kunyit, karakteristik krimAbstrak
Masyarakat semakin menyadari akan bahaya penggunaan bahan kimia berbahaya dalam kosmetik. Salah satu bahan herbal yang bisa digunakan dalam pembuatan kosmetik adalah kunyit, daun asam dan bubuk kakao yang diaplikasikan dalam pembuatan krim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bubuk kakao dalam formulasi krim terhadap karakteristik krim ekstrak kunyit dan daun asam dan mendapatkan konsentrasi bubuk kakao yang menghasilkan krim ekstrak kunyit dan daun asam dengan karakteristik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial dengan perlakuan konsentrasi bubuk kakao terdiri dari 6 taraf yaitu 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Variabel yang diamati pada krim adalah homogenitas, viskositas, pH, daya sebar, rasio pemisahan, daya rekat, intensitas warna, dan total fenol. Data dianalis dengan Analysis of Variance (ANOVA), apabila perlakuan berpengaruh dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi bubuk kakao pada krim berbahan aktif kunyit dan daun asam, berpengaruh nyata terhadap viskositas, daya lekat, daya sebar, total fenol, tingkat kecerahan krim (L*), namun tidak berpengaruh terhadap pH, rasio pemisahan dan tingkat kemerahan (a*) serta tingkat kekuningan (b*) krim. Perlakuan bubuk kakao pada krim kunyit daun asam dengan konsentrasi 9% dengan karakteristik krim terbaik yaitu: krim homogen, daya sebar 5,43 sampai dengan 4,46 cm daya lekat 6,78 sampai dengan 9,05 detik, pH 6,36 sampai dengan 6,46, viskositas 11,3 cp sampai dengan 24,0 cp, dan rasio pemisahan 1.






