Kelayakan Finansial dan Analisis Nilai Tambah pada Pengolahan Teh Putih di PT. Bali Cahaya Amerta Gianyar Bali

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.02.p05

Kata Kunci:

teh putih, kelayakan finansial, analisis nilai tambah

Abstrak

Teh putih merupakan produk unggulan di PT. Bali Cahaya Amerta dan masih belum begitu banyak perusahaan  lain memproduksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan finansial dari pengolahan teh  putih di PT. Bali Cahaya Amerta, menentukan nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan teh putih di PT.  Bali Cahaya Amerta, dan menentukan kelayakan teh putih di PT. Bali Cahaya Amerta apabila terjadi  peningkatan biaya operasional dan penurunan pendapatan menggunakan analisis sensitivitas. Analisis  kelayakan finansial menggunakan analisis deskriptif kuantitatif menggunakan perhitungan laba-rugi, Net  Present Value, Internal Rate of Return, Net B/C Ratio, Payback Period, dan Break Event Point, dan analisis  nilai tambah menggunakan metode Hayami. Produksi white peony dan silver needle layak dijalankan  didapatkan hasil Net Present Value sebesar Rp. 4.505.933.033. Internal Rate of Return sebesar 5,49%  menunjukan bahwa tingkat pengembalian lebih besar dari tingkat suku bunga bank yang ditentukan. Payback  Period selama 2 tahun 3 bulan. Ratio B/C sebesar 1,55. Nilai tambah white peony diperoleh nilai sebesar Rp.  860.000 per kg, rasio nilai tambah sebesar 110,25%. Sedangkan nilai tambah silver needle diperoleh nilai  sebesar Rp. 430.000 per kg, rasio nilai tambah sebesar 47,77%. Skenario analisis sensitivitas menunjukkan  bahwa baik peningkatan biaya operasional 1,5%-4% maupun pendapatan turun 1,5%-2,5% menghasilkan  NVP positif. Sehingga usaha white peony dan silver needle layak dijalankan.

Diterbitkan

2021-06-30

Terbitan

Bagian

Articles