Pengaruh Campuran dan Rasio Bahan Pembentuk Komposit terhadap Karakteristik Komposit Bioplastik
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.02.p01Kata Kunci:
glukomanan, karagenan, kitosan, komposit bioplastik, maizenaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran dan rasio bahan pembentuk komposit serta interaksi keduanya terhadap karakteristik komposit bioplastik dan menentukan campuran dan rasio bahan pembentuk komposit yang menghasilkan komposit bioplastik dengan karakteristik terbaik. Rancangan percobaan penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok. Faktor I adalah campuran bahan komposit yang terdiri dari maizena-glukomanan, maizena-kitosan, dan maizena karagenan. Faktor II adalah rasio campuran bahan komposit yang terdiri dari 5 taraf, yaitu 100:0, 75:25, 50:50, 25:75 dan 0:100. Percobaan menghasilkan 15 kombinasi perlakuan dan dikelompokkan dalam 2 kelompok waktu proses pembuatan komposit bioplastik, sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Data dianalisis keragamannya dan dilanjutkan dengan uji perbandingan berganda Duncan. Variabel yang diamati yaitu kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, pengembangan tebal, dan waktu biodegradasi. Hasil penelitian menunukkan bahwa campuran dan rasio bahan pembentuk komposit berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, dan pengembangan tebal. Interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, elastisitas dan pengembangan tebal dan berpengaruh nyata terhadap perpanjangan saat putus komposit bioplastik. Sementara itu campuran dan rasio bahan pembentuk komposit tidak berpengaruh nyata terhadap lama waktu biodegradasi. Komposit bioplastik maizena:glukomanan dengan rasio (25:75) menghasilkan karakteristik komposit bioplastik terbaik dengan nilai kuat tarik sebesar 6,99 MPa, perpanjagan saat putus 16,5%, elastisitas 42,39 MPa, pengembangan tebal 78,78% dan kemampuan biodegradasi selama 7 hari. Terdapat 2 variabel yang telah memenuhi standar yaitu: perpanjangan saat putus komposit bioplasti sudah memenuhi Standar plastik SNI 7188.7:2016 dan biodegradasi sudah memenuhi standar plastik internasional ASTM 5336 dan 3 variabel yang tidak memenuhi standar yaitu: Kuat tarik (6,99 MPa) dan elastisitas (42,39 MPa) tidak memenuhi Standart plastik SNI 7188.7:2016 dan pengembangan tebal (39,1%) tidak memenuhi standar plastik internasional (EN 317).






