Isolasi danKarakterisasiJamurPelapukPutih PendegradasiLignin dariLimbahCair Pulp dan Kayu Lapuk Eukaliptus (Eucalyptus sp)
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.01.p11Kata Kunci:
isolasi, karakterisasi, fungi pelapuk putih, tanin, degradasi ligninAbstrak
Lignin merupakan senyawa polimer organik yang sulit terdegradasi di lingkungan karena strukturnya yang sangat kompleks yang terdiri dari gugus cincin aromatik dan tiga karbon pada rantai samping. Penelitian eksplorasi ini bertujuan untuk mengetahui apakah jamur pelapuk putih hasil isolasi dari limbah cair pulp dan kayu lapuk eukaliptus bersifat lignolitik dan kemampuan isolat dalam mendegradasi tanin sebagai pendekatan dalam proses degradasi lignin. Rancangan percobaan dibagi menjadi dua tahap, yaitu: 1) Isolasi jamur yang memiliki kemampuan mendegradasi tanin secara kuantitatif dan kualitatif serta karakterisasi jamur secara morfologis (makroskopis dan mikroskopis). 2) Menguji kemampuan isolat jamur pelapuk putih unggul dalam mendegradasi tanin pada konsentrasi tanin 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%. Zona coklat yang terbentuk pada isolat jamur pelapuk putih diukur diameter zona dan intensitas warna coklat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 29 isolat yang diperoleh, terdapat lima isolat unggul yang mampu mendegradasi tanin, yaitu isolat LD06, LD07, BE01.3, BE01.4 dan BE02.2. Isolat yang mampu mendegradasi tanin tertinggi diisolasi BE01.3 yaitu pada konsentrasi tanin 2%, diameter zona coklat terbesar kedua setelah isolat LD06 dan intensitas warna coklat tertinggi pada tingkat tiga dengan intensitas warna coklat yang agak gelap yaitu coklat sedikit kehitaman.






