Kandungan Senyawa Bioaktif Teh Herbal Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) pada Perlakuan Suhu Pengeringan dan Ukuran Partikel
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.01.p10Kata Kunci:
senyawa bioaktif, suhu pengeringan, teh herbal kenikir, ukuran partikelAbstrak
Kenikir merupakan tanaman mudah dijumpai di Indonesia. Daun kenikir memiliki kandungan antioksidan, fenol, flavonoid, serta vitamin C yang tinggi sehingga daun kenikir dapat digunakan menjadi teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan dan ukuran partikel terhadap kandungan senyawa bioaktif teh daun kenikir, serta untuk menentukan suhu pengeringan dan ukuran partikel terbaik dalam menghasilkan karakteristik teh daun kenikir. Percobaan ini menggunakan rancangan acak faktorial kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu suhu pengeringan yang terdiri atas 50±2 °C, 60±2 °C, dan 70±2°C. Faktor kedua yaitu ukuran partikel yang terdiri atas 40, 60, dan 80 mesh. Variabel yang diamati pada penelitian ini antara lain total fenolik, total flavonoid, vitamin C dan antioksidan. Data dianalisis dengan analisis variansi (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey menggunakan software Minitab 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara suhu pengeringan dan ukuran partikel berpengaruh nyata terhadap total fenolik, total flavonoid, total vitamin C dan aktivitas antioksidan. Perlakuan terbaik untuk menghasilkan teh herbal daun kenikir suhu pengeringan 70°C dan ukuran partikel 80 mesh dengan karakteristik total fenol sebesar 83,85 ± 0,12 mg GAE/g, total flavonoid sebesar 7,25 ±0,12 mg QAE/g, vitamin C 2,05 ± 0,27 mg / g dan aktivitas antioksidan (IC50)sebesar 157,87±0,08 ppm.






