Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Bahan Pemlastis terhadap Bioplastik Glukomanan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.01.p07Kata Kunci:
bioplastik, gliserol, glukomanan, polietilen glikol, propanol-2, sorbitolAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi pemlastis terhadap karakteristik bioplastik glukomanan, dan menentukan jenis dan konsentrasi pemlastis yang dapat menghasilkan bioplastik glukomanan dengan karakteristik terbaik. Rancangan percobaan ini menggunakan metode rancangan acak lengkap. Faktor I adalah jenis bahan pemlastis yang terdiri dari gliserol, sorbitol, propanol-2, dan polietilen glikol. Faktor II adalah konsentrasi bahan pemlastis yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0,5 % : 1,5 % : 2,5 % : 3,5 %, sehingga menghasilkan 16 kombinasi perlakuan dan dikelompokkan dalam 2 kelompok sehingga diperoleh 32 unit percobaan. Data dianalisis keragamannya dan bila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji perbandingan berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan konsentrasi pemlastis berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, dan pengembangan. Interaksinya berpengaruh sangat nyata terhadap kuat tarik dan pengembangan dan berpengaruh nyata terhadap elastisitas bioplastik glukomanan. Sementara itu jenis dan konsentrasi pemlastis tidak berpengaruh nyata terhadap lama biodegradasi. Bioplastik glukomanan terbaik didapatkan pada perlakuan jenis bahan pemlastis gliserol konsentrasi 1,5 % dengan nilai kuat tarik 6,17 MPa, perpanjangan saat putus 21,5 %, elastisitas 28,720 MPa, pengembangan 25,84 %, lama degradasi 8 hari. Bioplastik yang dihasilkan dalam penelitian ini telah memenuhi standar SNI 7188.7:2016 pada variabel uji perpanjangan saat putus dan standar ASTM 5336 pada variabel lama degradasi. Bioplastik yang dihasilkan belum memenuhi SNI pada variabel uji kuat tarik, uji elastisitas dan uji pengembangan.






