Karakteristik Mikroemulsi a-Tokoferol pada Perbandingan Campuran Tiga Surfaktan Nonionik dan Lama Pengadukan
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2021.v09.01.p04Kata Kunci:
mikroemulsi, pengadukan, surfaktan non ionik, α-TokoferolAbstrak
Mikroemulsi mempunyai termodinamika dan kinetika stabil sebagai pembawa senyawa α-tokoferol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan campuran tiga surfaktan nonionik dan lama pengadukan terhadap karakteristik mikroemulsi α-tokoferol, serta memperoleh lama pengadukan dan perbandingan campuran tiga surfaktan nonionik terbaik untuk menghasilkan mikroemulsi α-tokoferol. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu perbandingan campuran tiga surfaktan nonionik dengan Hydrophilic-Lipophilic Balance (HLB) 14,5. Faktor kedua yaitu lama pengadukan. Data dianalisis menggunakan analisis varian dan dilanjutkan uji BNJ. Uji indeks efektivitas untuk menentukan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan campuran tiga surfaktan, lama pengadukan dan interaksi antar perlakuan berpengaruh nyata terhadap karakteristik mikroemulsi α-Tokoferol. Perbandingan campuran tiga surfaktan Tween 80: Span 80: Tween 20 (v/v %) HLB 14.5 campuran tiga surfaktan F1 (92: 5,5: 2,5) dan lama pengadukan 10 menit adalah perlakuan terbaik terhadap karakteristik mikroemulsi α-Tokoferol. Perlakuan terbaik mempunyai karakteristik mikroemulsi α Tokoferol yaitu kenampakan transparan, stabil terhadap sentrifugasi (4500 rpm), pH (4,5; 5,5 dan 6,5) dan pengenceran (1:9, 1:49 dan 1:99) dengan nilai indeks turbiditas di bawah 1 persen. Nilai indeks turbiditas mikroemulsi sebelum dan sesudah disentrifugasi sebesar 0,19 persen dan turbiditas mikroemulsi pada pH 4,5 dan pengenceran 1:9 sebesar 0,11 persen.






