Karakteristik Karboksimetil Selulosa Dari Onggok Singkong Pada Variasi Konsentrasi Natrium Hidroksida Dan Asam Trikloroasetat
DOI:
https://doi.org/10.24843/JRMA.2022.v10.i03.p07Kata Kunci:
Karboksimetil selulosa, onggok, alkalasi, karboksimetilasi, NaOH, TCAAbstrak
Onggok merupakan limbah padat tapioka yang mengandung selulosa tinggi mencapai 15% sampai 30% namun belum dimanfaatkan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi NaOH dan TCA dalam menghasilkan karakteristik CMC onggok terbaik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi NaOH (15%; 30%; dan 45%), dan faktor kedua adalah konsentrasi TCA (10%; 20%; dan 30%). Variabel yang diamati meliputi derajat substitusi, rendemen, kadar air, kadar NaCl, dan kemurnian CMC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH dan TCA berpengaruh nyata terhadap derajat substitusi, rendemen, kadar air, viskositas, dan kemurnian CMC. Konsentrasi NaOH 45% dan TCA 30% menghasilkan karakteristik CMC terbaik dengan rendemen, kadar air, derajat substitusi, viskositas, dan kemurnian CMC masing masing sebesar 1,13±0,12, 22,86±0,15%, 9,57±0,53%, 170,00±10.00cPs, dan 99,14±0,40%.






